15 Pantun Tentang Kebaikan Kepada Sesama

Pantun Tentang Kebaikan merupakan pantun yang berisikan pengetahuan, ilmu, dan pemahaman mengapa seseorang harus berbuat baik.

Pantun ini termasuk ke dalam pantun nasehat.

1. Pantun Kebaikan Kepada Sesama

#1
Panjang ekor ikan pari,
Putus oleh pisau belati.
Jangan pernah menyimpan iri,
Iri itu membakar hati.

#2
Hari gelap lampu padam,
Sinar lilin terang temaram.
Jangan suka menaruh dendam,
Orang dendam tak pernah tentram.

#3
Jalan-jalan ke Pasaraya,
Dompet uang lupa dibawa.
Memaafkan adalah akhlak mulia,
Itulah tanda orang berwibawa.

#4
Hitam warna batu nisan,
Jangan sembarang diletakan.
Hati-hati dengan lisan,
Jangan mengucap yang menyakitkan.

#5
Padi tumbuh datang hama,
Burung bersarang di pohon nangka.
Rendah hati kepada sesama,
Niscaya engkau banyak disuka.

2. Pantun Orang Bertaqwa Pasti Menang

#6
Perahu berlayar dengan mualim,
Dari Sumatra ke Pulau Jawa.
Jangan pernah berbuat zalim,
Jadilah hamba yang bertaqwa.

#7
Jalan berkelok diratakan,
Jalan berlubang ditutupkan.
Balaslah kejahatan dengan kebaikan,
Allah pasti akan memenangkan.

#8
Fajar datang cahaya merah,
Sangat segar terhirup udara.
Berwajah cerah, senyum murah,
Itulah tanda hati bertaqwa.

#9
Putik sari tumbuh di dahan,
Perahu kecil mudah dikemudikan.
Hamba bertaqwa disayang Tuhan,
Kan bahagia di dunia dan hari kemudian.

#10
Kalau sudah menanam talas,
Jangan buang di tanah darat.
Yang jahat pasti terbalas,
Sengsara di dunia dan akhirat.

3. Pantun Tanamlah Budi Baik

#11
Kalau sudah bertanam ubi,
Rawatlah kebun jangan bosan.
Kalau sudah bertanam budi,
Jangan berharap balasan insan.

#12
Kain batik mirip melati,
Lukisan cantik di atas bahan.
Berbuat baik ikhlaskan hati,
Moga kita disayang Tuhan.

#13
Siapa orang melukis batik,
Kainnya bagus dari Pekalongan.
Siapa yang bertanam budi baik,
Kan dikenang sepanjang zaman.

#14
Kaki tersandung terkena luka,
Luka sakit apa obatnya.
Budi baik bekal di alam baka,
Agar terhindar dari neraka.

#15
Jika perut terasa mulas,
Mungkin tangan tidak dibilas.
Jika hati sudah ikhlas,
Berbuat baik tak menuntut balas.

Jangan lupa ya baca pantun jenaka yang lucu-lucu. Banyak kok pantun aseli buatan pantuncinta2000.blogspot.com. (3/3/20)

Pantun Untuk Anak Laki-Laki

Pantun untuk anak laki-laki atau cowok adalah pantun yang berisikan nasehat dan wejangan untuk anak laki-laki.

Tentunya nasehat ini berasal dari orang tua. Mereka menginginkan kebaikan untuk anak-anak mereka.

img: liputan6.com

Pantun Jadilah Anak Hebat

#1
Bayang hitam berkelebat,
Menuju utara ke arah pasar.
Jadilah anak yang hebat,
berjiwa besar, cita-cita besar.

#2
Besi menempel besi sembrani,
Jeruk harum jeruk purut.
Anak laki-laki harus berani,
Jangan penakut atau pengecut.

#3
Sungguh indah permata baiduri,
Putih putih warna awan.
Tolonglah saudara dan saudari,
Miliki hati yang dermawan.

#4
Sungguh ramai hari raya,
Pulang kampung ke pulau Jawa.
Bukan karena harta dunia,
Kemuliaan karena takwa.

#5
Kuat kukuh laksana baja,
Benteng perang lawan Belanda.
Giat belajar, tekun bekerja,
Kelak hidup kan bahagia.

Pantun Laki-Laki Pemimpin Wanita

#6
Kertas putih berangkap-rangkap,
Kertas manila bagus dilipat.
Bertanggung jawab adalah sikap,
Bagi laki-laki yang hebat.

#7
Rumah baru berwarna bata,
Bunga mekar terus merekah.
Lelaki pemimpin bagi wanita,
Karena lelaki memberi nafkah.

#8
Bagus perak bagus emas,
Tapi emas tinggi harganya.
Jangan malas jangan cemas,
Rezeki sudah dijamin oleh-Nya.

#9
Berhektar-hektar tanah gambut,
Gunung batu berongga-rongga.
Kepada wanita harus lembut,
Tutur kata harus terjaga.

#10
Jalan-jalan ke kota Padang,
Perut lapar memakan roti.
Lisan tajam bagaikan pedang,
Hati-hati jangan sampai menyakiti.

Jadilah Anak Yang Berbakti

#11
Bertapa orang mencari sakti,
Jauh di bukit yang amat sunyi.
Jadilah anak yang berbakti,
Ayah dan ibu harus dihormati.

#12
Sungguh indah kota Mekah,
Bulan bergantung laksana belah.
Ayah berjuang mencari nafkah,
Siang malam tiada lelah.

#13
Hari panas makan tebu,
Melihat sungai duduk di batu.
Betapa hebat perjuangan ibu,
Mendidikmu sepanjang waktu.

#14
Sungguh harum bunga melati,
Tumbuh subur di bukit tinggi.
Jika anak selalu berbakti,
Bahagia ibu sepenuh hati.

#15
Mobil jauh dari Cikupa,
Pergi ke Bandung lalu ke Jakarta.
Jasa orang tua jangan dilupa,
Namanya disebut di dalam doa.

Itu dia beberapa pantun untuk nasehat untuk anak laki-laki. Moga kita semua jadi anak yang berbakti. (45/32/3)

45 Pantun Jenaka Dengan Makna dan Artinya Plus Nasehat

Mencari contoh pantun nasehat dan pantun jenaka? Ya di sinilah tempatnya.

Di sini kami mencoba memberikan yang terbaik. Ribuan bait pantun telah kami buatkan.

Mulai dari pantun nasehat, pantun jenaka, hingga pantun teka-teki.

Selain itu ada pula pantun untuk kehidupan sehari-hari.

Saat ini sudah banyak kumpulan pantun nasehat. Silakan pilih salah satunya.

Di antaranya:

1. Pantun Nasehat dan Maknanya
2. Pantun Nasehat Untuk Remaja
3. Pantun Nasehat Untuk SMP
4. Pantun Nasehat Anak, Orang Tua, dan Belajar

Itulah beberapa judulnya.

Tapi sekarang mari kita buat beberapa bait contoh pantun nasehat dan pantun jenaka.

Pengertian Pantun Nasehat

Pantun nasehat adalah pantun yang isinya merupakan nasehat, bimbingan, wejangan yang bisa dijadikan tuntunan hidup.

Contoh Pantun Nasehat

Sekarang kita lihat contoh-contoh pantun nasehat.

[1]
Surya tenggelam ke barat,
Senja hati merah cahayanya.
Jika ingin dapat dunia akhirat,
ilmu dan amal adalah kuncinya

Artinya atau maknanya: Jika ingin bahagia di dunia dan akhirat, maka kita harus berilmu dan beramal. Ilmu didapat dengan belajar. Setelah mendapatkannya ilmu tersebut harus diamalkan.

[2]
Perahu melaju menuju hulu,
Angin bertiup amat pesatnya.
Barang siapa beramal tanpa ilmu,
Setan mudah menyesatkannya.

Artinya atau maknanya: Mengamalkan suatu ibadah harus dengan ilmu; yakni sesuai dengan petunjuk dan bimbingan dari Nabi.

[3]
Bulan purnama air pasang,
Langit cerah tampak bintang.
Tanpa hujan tanah gersang,
Tanpa iman jiwa kering kerontang.

Artinya atau maknanya: Orang yang tidak beriman jiwanya selalu merasa susah, tidak bahagia. Agar bahagia maka manusia harus beriman. Karena iman akan menyuburkan jiwa, melapangkan dada, dan memberikan bahagia.

[4]
Anak berkumpul hendak menonton,
Panggung tinggi tuk sandiwara.
Ilmu ibarat sebuah pohon,
Sedangkan amal adalah buahnya.

Artinya atau maknanya: Ilmu harus diamalkan. Karena tanpa pengamalan, maka ilmu tersebut ibarat pohon tanpa buah. Agar sempurna, ilmu harus diamalkan.

[5]
Tanam satu mawar merah,
Bunga melati tumbuh dua.
Jadi anak jangan suka marah,
Suka marah cepat tua.

Artinya atau maknanya: Pantun di atas berisikan pesan agar jangan mudah marah. Orang yang marah biasanya tidak indah wajahnya. Sedangkan orang yang murah senyum, wajahnya sedap dipandang.

Contoh Pantun Jenaka

Jenaka artinya lucu. Jadi yang dimaksud pantun jenaka adalah pantun yang berisi kelucuan dengan tujuan untuk menghibur.

[1]
Sianak bermain dalam kubangan
bersama sapi dan kambing domba
enak sungguh gembala makan
tiada diingat lumpur dimuka

[2]
Tiup seruling sianak gembala
berjalan pelan buntut bergoyang
ingat pulang hari dah senja
takut ibu hatinya bimbang

[3]
Anak gembala tidak berbaju
membawa senjata ketapel getah
sapi meruput anak berburu
berburu burung siburung unta

[4]
Badannya hitam rambutnya botak
membawa teman mencari rumput
anak gembala slalu bertindak
dikejar macan tersangkut sangkut

[5]
Riuh bernyanyi ditengah ladang
menyanyi tembang anak jalanan
diujung gunung mata memandang
menghayal jadi seorang juragan

Pantun merupakan puisi lama. Ada sampiran ada pula isi.

Kita mengenal berbagai macam pantun. Misalnya pantun nasehat, jenaka, teka-teki.

Ada juga pantun talibun, karmina, dan pantun empat baris.

Di dunia pendidikan kita mempelajari pantun. Mulai dari SD, SMP, hingga SMA. Kita belajar pantun, belajar memahami, dan mengerti isinya.

Selain itu kita juga belajar agar bisa membuat pantun.

1. Pantun jenaka cinta ini membuat nama-nama menjadi arti yang lucu.

pantun jenaka via marshmallow.com

[1]
Anak petani bermain padi,
Naik ke atas menuju bukit.
Temanku namanya Budi
Artinya budeg dikit.

[2]
Daun talas daun keladi,
Benih ditabur jadi bibit.
Ada teman namanya Pidi
Artinya pintar dikit.

[3]
Air dingin dari kendi,
Duduk bersandar tikar kulit.
Memang parah namanya Edi
Artinya edan dikit.

[4]
Naik kelapa si anak kera,
Ekor monyet sangat panjang.
Kalau orang namanya Gandira,
Artinya ganas di ranjang.

[5]
Menulis surat pakai pena,
Jalan-jalan bawa bekal.
Teman yang lain namanya Dina
Artinya diam-diam tapi nakal.

2. Pantun jenaka ini masih tentang nama-nama teman kamu.

pantun jenaka via asideofsweet.com

Di bawah ini masih pantun jenaka tentang nama.

Dan semua nama-nama di bawah ini adalah nama-nama yang banyak di Indonesia.

Seperti nama Agus, Anis, Rini, dan lainnya. Coba kita baca satu persatu.

[6]
Permen manis permen sugus,
Bau tai dalam kakus.
Nama yang keren adalah Agus
Anak gaul tapi rakus.

[7]
Paling enak makan brownies,
Tabur sedikit dengan kismis.
Paling bagus namanya Anis
Artinya dia anak yang manis.

[8]
Mangga wangi namanya kueni,
Tumbuh satu di kebun tomat.
Yang jorok namanya Rini
Artinya rintihan nikmat.

[9]
Kalau panas pakailah topi,
Siang-siang jalan sepi.
Temanku bernama Rafi
Kena kuraf dekat pipi.

[10]
Merah warnanya batu bata,
Dibawa jauh ke luar kota.
Kasihan yang namanya Rita
Suka iri dan minta-minta.

3. Pantun jenaka untuk yang bernama Diana, Ella, Lina, Jeni dan Heni.

pantun  jenaka via colorpallete.net

Nama Diana sangat umum. Hampir di mana-mana ada namanya Diana.

Bukan di Indonesia saja. Di Eropa dan Amerika-pun ada yang bernama Diana.

Pantun jenaka berikut ini diperuntukan untuk Diana, Ella, Lina, Jeni, dan Heni.

[11]
Pengemis tua berkelana,
Bawa anak tak pakai celana.
Yang cantik bernama Diana
Diam-diam dia mempesona.

[12]
Kalau nelayan membawa jala,
Beli satu diberi lima.
Kalau orang bernama Ella,
Mungkin edannya sudah lama.

[13]
Pengantin cantik pakai hena,
Tinggi di bukit tumbuh kina.
Saya suka dengan si Lina,
Dia lincah tapi merana.

[14]
Timun ditanam oleh petani,
Kebun jauh kuburan keramat.
Lucu sekali namanya Jeni
Suka jengkol katanya nikmat.

[15]
Sungguh harum bunga melati,
Petik satu untuk penari.
Paling senang namanya Heni,
Anak Hebat dan berani.

4. Yuk hafalkan pantun jenaka terakhir ini buat teman kamu Dimas, Amir, Alex, dan Joko.

pantun jenaka via sjcet.info

Masih ada pantun jenaka lainnya. Masih 5 bait. Sebagai pelengkap dari kumpulan pantunmu; mulai pantun nasehat hingga pantun teka-teki.

Ini dia pantun nama-nama lainnya.

[16]
Peti kecil tempat emas,
Badan sakit jadi lemas.
Jangan dekat sama Dimas,
Diam-diam suka meremas.

[17]
Rambut putih jangan disemir,
Hitam warnanya semut beriring.
Teman siapa namanya Amir
Dia mungkin Agak Miring.

[18]
Bapak senang wayang golek,
Walau malam matanya melek.
Ngga keren namanya Alex,
Anak pendek lagi jelek.

[19]
Pasar baru baju koko,
Pergi sendiri naik motor.
Kasihan yang bernama Joko,
Artinya jorok dan kotor.

[20]
Permen kopi permen kino,
Bukan merek nojorono.
Jangan bikin nama Sukirno,
Suka mikir yang po*no.

Bonus pantun jenaka buat kamu. Sekalian bikin latihannya.

[21]
……………………………….
……………………..
Teman siapa namanya Yanti,
Artinya doYan Tidur.

[22]
Jalan-jalan naik mobil.
……………………………..
Apa artinya nama Nabil,
Artinya anak blingsatan.

[23]
Kalau pergi ke Malaka,
Jangan lupa beli keris.
……………………….
……………………………….

[24]
Hari senin hari Kamis,
Puasa bagi orang beriman.
…………………………….
…………………………………..

Nah, sekarang kamu sudah mempunyai banyak koleksi pantun jenaka.

Jangan lupa membaca berbagai pantun lainnya. Apalagi pantun cinta. Di sini banyak sekali kumpulan pantun cintanya.

Jangan lupa juga dengan pantun nasehat. Baik pantun nasehat untuk anak-anak, nasehat agama, maupun nasehat orang tua.

Dan akhirnya…

Sungguh ramai di hari raya,
Orang-orang berbaju indah.
Bikin pantun hobbi saya,
Sebagai hiburan hati yang gundah.

Irian cenderawasih.
Cukup sekian terimakasih.

Contoh Pantun Nasehat dengan Tema Agama

 Mencari contoh pantun nasehat dan pantun jenaka 45 Pantun Jenaka Dengan Makna dan Artinya Plus Nasehat
Pantun Nasehat dan Maknanya Bertema Agama via art

Agama adalah nasehat. Oleh karena itu banyak sekali pantun Melayu yang isinya merupakan nasehat.

Nasehat tersebut terambil dari intisari ajaran-ajaran agama, khususnya agama Islam.

[1]
Naik bukit turun lembah,
Banyak hewan aneka rupa.
Hanya Allah Tuhan yang disembah,
Tiada banding tiada dua.

Artinya atau maknanya: Kewajiban kita adalah mengibadahi Allah saja, tidak boleh beribadah kepada selain-Nya.

[2]
Angin berhembus terasa ringan,
Semakin dingin menjelang malam.
Hanya kepada Allah mohon pertolongan,
Tuhan pemilik segenap alam.

Artinya dan maknanya: Kita memohon pertolongan kepada Allah untuk hal-hal yang tidak mungkin dilakukan manusia, seperti memohon hidayah, keselamatan, atau dimantapkan iman.

[3]
Dua pulau satu selat,
Hutan terbakar mengepul asap.
Pelihara olehmu setiap sholat,
sholat amal pertama yang dihisab.

Artinya atau maknanya: Sholat merupakan amal yang sangat penting. Oleh karena itu kelak di hari kiamat, amal yang pertama kali diperhitungkan adalah sholat.

[4]
Kain songket kain batik,
Beli satu banyak coraknya.
Siapa yang sholatnya baik,
Maka baik pula amal lainnya.

Artinya dan maknanya: Orang yang catatan sholatnya bagus, maka amal-amal lainnya akan bagus. Sedangkan apabila amal sholatnya buruk, maka amal lainnyapun menjadi buruk.

[5]
Iblis makhluk putus asa,
Jangan diturun setiap jalan.
Barang siapa ahli puasa,
Dipanggil dia dari pintu rayyan.

Artinya atau maknanya: Orang yang tekun puasa, puasa wajib dan puasa sunnah, kelak ia akan masuk surga dari pintu surga yang bernama ar royyan.

Contoh Pantun Nasehat Tentang Lingkungan Sekolah

 Mencari contoh pantun nasehat dan pantun jenaka 45 Pantun Jenaka Dengan Makna dan Artinya Plus Nasehat
Contoh pantun nasehat jenaka dengan artinya

Selagi masih anak-anak, tempat kita bermain dan belajar adalah sekolah. Lingkungan sekolah tidak bisa lepas dari dunia anak-anak. Maka perlu kiranya membuat contoh pantun nasehat dengan tema lingkungan sekolah.

[1]
Air mengucur gelas tumpah,
mata ngantuk badan lelah.
Jangan suka buang sampah,
Nanti kotor lingkungan sekolah.

[2]
Kancil tinggi melompatnya,
Sekali lari cepat berlalu.
Buang sampah pada tempatnya,
Agar sekolah kita bersih selalu.

[3]
Jalan-jalan ke kota Lahat,
Lihat jati tumbuh berjajar.
Lingkungan sekolah bersih dan sehat,
Membuat kita senang belajar.

[4]
Kancil punya banyak teman,
Rumah lama sudah pindah.
Mari pelihara bunga di taman,
Supaya sekolah tampak indah.

[5]
Burung perkutut dalam sangkar,
Ingin terbang sayap dikepakkan.
Kalau berteman jangan bertengkar,
Main bersama lebih menyenangkan.

Contoh Pantun Nasehat Agar Hidup Sehat

“Jangan jajan sembarangan.” Orang tua dan guru sering mengatakan itu. Kenapa kita tidak boleh jajan sembarangan? Supaya tubuh kita tidak sakit. Supaya tubuh kita sehat selalu.

Untuk itu berikut ini beberapa pantun nasehat tentang kesehatan.

[1]
Kelapa jatuh takkan terbelah,
Pergi memancing bawalah umpan.
Kalau hendak pergi ke sekolah,
Jangan lupa kita sarapan.

[2]
Pada roda ada jeruji,
Roda kuat bisa berputar.
Makanlah makanan yang bergizi,
Badan sehat otakpun pintar.


[3]
Langit mendung akan hujan,
Terdengar guntur, terlihat kilat.
Jangan sembarangan kalau jajan,
Jajan yang bersih, jajan sehat.

[4]
Pergi ke pasar membeli kain,
Jangan lupa membeli tomat.
Pulang sekolah jangan main,
Kita makan lalu istirahat.

[5]
Kalau gelap bawalah senter,
Jalan ke depan jangan mundur.
Ingatlah pesan ibu dokter,
Sikat gigi sebelum tidur.

Pantun Nasehat Jangan Pernah Mencuri

Mencuri merupakan perbuatan berdosa. Orang yang mencuri akan diminta pertanggungjawabannya di hari kiamat. Walaupun hanya sebatang siwak (sikat gigi), akan diminta untuk dikembalikan kelak.

[1]
Terkena ombak, perahu karam,
Ikan kecil berlompat-lompatan.
Mencuri adalah perbuatan haram,
Haram pula yang didapatkan.

[2]
Jangan menggunting kain,
Kalau gunting dalam lipatan.
Jangan ambil hak orang lain,
agar tak dituntut di hari kebangkitan.

[3]
Tidur nyenyak di atas bantal,
Bunga putih tumbuh di dahan.
Carilah harta dengan halal,
Walau sedikit ada keberkahan.

[4]
Jatuh satu buah durian,
Senja datang, surya menghilang.
Jika makan dari barang curian,
Hidup sengsara tak pernah tenang.

[5]
Makan bubur makan talas,
Anak ustadz memakai jubah.
Tukang mencuri akan dibalas,
Hidupnya akan penuh musibah.

Contoh Pantun Nasehat Jangan Main Game Terus!!!

Kamu sukan main game? Hampir semua anak suka main game. Main game boleh, tapi… jangan sampai lupa waktu, lupa makan, lupa pelajaran sekolah.

[1]
Firaun adalah raja yang zalim,
Oleh Allah ditenggelamkan.
Gara-gara main game,
PR lupa dikerjakan.

[2]
Ada buaya berjumlah lima,
Padang pasir banyak onta.
Main game jangan lama-lama,
Nanti rusak kedua mata.

[3]
Anak kecil masih manja,
Makan baso sedikit cuka.
Main game sebentar saja,
Yang penting heppi suka-suka.

[4]
Memang wangi gedong gincu,
Jatuh satu karena dilempar.
Main game yang lucu-lucu,
Kalau bisa sambil belajar.

[5]
Katak jatuh ke dalam kain,
hendak hati makan bubur.
Kata ibu boleh bermain,
Bermain hanya di hari libur.

Pantun Nasehat Jangan Telat Berangkat Sekolah

Pernahkah telat berangkat sekolah? Pasti kamu pernah. Jangan dibiasakan telah datang ke sekolah. Karena kalau sering telat, nanti kamu tidak bisa disiplin.

[1]
Pohon kelapa tumbuh tinggi,
Cahaya jatuh hitam membayang.
Bangunlah pagi-pagi,
Lalu kerjakan sembahyang.

[2]
Minum air dengan gelas,
Pergi ke ladang dapat belalang.
Bangun pagi jangan malas,
Supaya jangan telat datang.

[3]
Pergi memancing ikan bawal,
Ikan di kolam, kolam lebar.
Berangkat tidur lebih awal,
Bangun pagi badanpun segar.

Latihan Membuat Pantun

[4]
Pagi hari masih sunyi,
Burung berkicau dengan riang.
………………………………..
……………………………………..

[5]
Duduk sendiri di depan rumah,
Kupu-kupu bermain di taman.
…………………………….
…………………………………….

Nah, itulah beberapa pantun nasehat dan pantun jenaka. Kamupun bisa melatih diri supaya bisa membuat pantun.

75 Contoh Pantun Nasehat dan Maknanya

Pantun nasehat adalah pantun yang isinya merupakan nasehat, bimbingan, pengajaran, serta pendidikan. Pantun nasehat merupakan salah satu pantun yang paling populer.

Pantun ini termasuk pantun orang tua.

img: muslimah.or.id

Dengan membaca pantun nasehat, maka kita mendapatkan berbagai petunjuk dan bimbingan.

Kamu bisa mencari berbagai pantun di sini. Selain pantun nasehat, ada juga pantun anak – anak , pantun muda, pantun jenaka, ataupun pantun cinta.

Tetapi sekarang mari kita pelajari terlebih dahulu pantun nasehat dengan maknanya.

Contoh Pantun Nasehat Anak Berbakti Pada Orang Tua dan Maknanya

Di bawah ini ada 5 bait pantun nasehat berbakti pada orang tua. Disertai dengan penjelasan arti atau maknanya.

[1]
Benang putih panjang sekilan,
Perahu berlayar dengan mualim.
Kasih Ibu sepanjang jalan,
Tak pernah surut tak bermusim.

Maknanya: Kasih sayang seorang Ibu sangat besar kepada anaknya. Tidak pernah terputus bagaimanapun keadaannya.

[2]
Tujuh sapi bertubuh kurus,
Mencari rumput ke tengah ladang.
Siang hari sibuk mengurus
Malam hari banyak begadang.

Maknanya: Seorang Ibu bekerja siang malam. Siang hari mengurusi anak-anak, rumah, dan berbagai macam hal lainnya. Sedangkan malam sering terbangun untuk mengurusi kita sewaktu bayi.

[3]
Sangat kencang angin topan,
Menerjang kayu jadi berantakan.
Berbakti kepada Ibu kewajiban
Berbakti kepada ayah jangan dilupakan.

Maknanya: Kita sebagai anak harus selalu berbakti kepada ibu dan kepada ayah. Karena ibu dan ayah banyak berkorban untuk kita.

[4]
Lihat kereta di kelokan,
Suara burung bersahut-sahutan.
Kepada Allah kita mendoakan,
Agar Ibu Bapak diberi kebahagiaan.

Maknanya: Kita harus senantiasa mendoakan orang tua agar diampuni oleh Allah. Sehingga mereka dimasukan ke dalam surga.

Contoh Pantun Nasehat Pendidikan Budi Pekerti Dan Artinya

Berikutnya adalah pantun pendidikan. Khususnya tentang budi pekerti.

[1]
Bunga wangi bunga melati,
Tumbuh dekat pohon kemangi.
Kepada yang tua menghormati,
Kepada yang muda menyayangi.

Maknanya: Salah satu budi pekerti luhur adalah menghormati orang yang lebih tua. Dan menyayangi yang lebih muda.

[2]
Beli balon sebanyak lima,
Kaki tersandung menjadi luka.
Rendah hati kepada sesama,
Pasti orang akan suka.

Maknanya: Kita hendaknya rendah hati ketika bergaul terhadap sesama: keluarga, teman, sahabat, dan masyarakat. Sehingga orang lain akan senang dengan kehadiran kita.

[3]
Burung dara terbang ke awan,
Terbang di langit sangat lama.
Didiklah tanganmu agar dermawan,
Suka membantu kepada sesama.

Maknanya: Makna pantun di atas ialah agar kita belajar menjadi dermawan, suka menolong, suka membantu.

[4]
Memanen padi isinya hampa,
Mengikat kado dengan pita.
Sopan santun jangan dilupa,
Itulah pribadi bangsa kita.

Maknanya: Sebagai bangsa Indonesia sudah tentu kita harus sopan dan santun. Karena bangsa Indonesia dikenal sebagai bangsa yang sopan.

[5]
Kalau hendak ke jalan raya,
Hati-hati banyak kendaraannya.
Bergaulah dengan berakhlak mulia,
Akan dirihdai Tuhan dicintai manusia.

Maknanya: orang yang memiliki akhlak mulia, akan mendapatkan keridhaan Tuhan sekaligus mendapatkan kecintaan dari manusia.

Latihan Membuat Pantun Nasehat

 Pantun nasehat adalah pantun yang isinya merupakan nasehat 75 Contoh Pantun Nasehat dan Maknanya
Contoh pantun nasehat dan artinya

Sejauh ini kita sudah banyak membaca pantun. Baik dari pantun nasehat, jenaka, teka-teki, dan yang lainnya.

Nah sekarang giliran kamu yang membuat pantun. Bisa kan? Cobalah isi titik-titik sebagai latihan membuat pantun.

[1]
Buah mangga dibelah tiga,
Ambil satu aduh manisnya.
……………………………..
……………………………….

[2]
Buah kelapa sekarang murah,
Membeli satu dapat dua.
………………………………..
……………………………….

[3]
Ibu pergi ingin diantar,
………………………………..
Jadilah anak yang pintar,
………………………………..

[4]
Sumur lama amat dalam,
Ambil air dengan timba.
Ayah bekerja siang dan malam,
…………………………………………

[5]
Jalan-jalan ke Jakarta,
Pulang pergi naik kereta.
……………………………..
Karena Ibu selalu cinta.

Contoh Pantun Bersajak AB AB

Sebagai bonus terakhir, inilah pantun-pantun dengan sajak ab ab. Isinya dengan berbagai tema. Mulai dari lingkungan, kesehatan, agama, belajar, dan yang lainnya.

[1]
Motor jatuh di tikungan,
Lewat jembatan dari papan.
Jangan membuang sampah sembarangan,
Agar lingkungan indah dan nyaman.

[2]
Di ujung jalan tempat berjumpa,
Mengenang masa yang telah lalu.
Sarapan pagi jangan lupa,
Agar badan sehat selalu.

[3]
Terdengar kicau burung cicit,
Jauh di hutan suku Dayak.
Sholat berjamaah mesti di masjid,
Pahala 27 derajat lebih banyak.

[4]
Menulis syair di daun lontar,
Pohon kelapa tempat si tupai.
Suka membaca otakpun pintar,
Kelak jadi anak yang pandai.

[5]
Padang datar tempat beburu,
Bunga mawar tumbuh di taman.
Hendaklah menghormati guru,
Itulah tanda murid yang budiman.

Pantun Nasehat, Pantun Jenaka, dan Pantun Teka-Teki

Inilah kumpulan pantun jenaka, teka-teki, dan tentunya pantun nasehat. Cobalah tebak mana yang pantun jenaka, pantun nasehat, dan mana yang teka-teki.

[1]
Burung kutilang burung perkutut,
Main berdua di lereng lembah.
Lihat itu orang gendut,
Kalau berjalan seperti gajah.

[2]
Keras bukan dari baja,
Banyak harta bukan kaya.
Bermahkota bukan raja,
Bersisik bukan buaya.

[3]
Sangat indah bunga setanggi,
Hendak di petik untuk penghulu.
Batang usia sudah tinggi,
Masa muda telah berlalu.

[4]
Pohon tinggi pohon meranti,
Hendak dibawa ke selat Malaka.
Sudah cantik baik hati,
Banyak orang yang suka.

[5]
Ambil kue dengan tangan,
Naik kuda di atas pelana.
Gara-gara bangun kesiangan,
Ke sekolah lupa pakai celana.

Pantun Nasehat Orang Tua 

Pantun Nasehat Orang Tua Kepada Anaknya. Inilah pantun nasehat. Dari orang tua untuk anaknya.

Orang tua sering memberi nasehat. Memberi pengarahan kepada putra-putrinya. Bukan karena apa-apa. Tetapi supaya anaknya menjadi lebih baik.

Nasehat bukan tanda kebencian. Justru merupakan kasih sayang. Dengan nasehat anak belajar lebih cepat.

Nasehat biasanya datang dari pengalaman. Entah pengalaman baik ataupun buruk.

Orang tua tidak ingin anaknya mengalami hal buruk. Misalnya ada orang tua menyesal karena ketika kecil malas belajar.

Sehingga hidupnya susah. Ia harus bekerja keras.

Ada pula nasehat disiplin. Mendidik anak supaya teratur. Disiplin merupakan kunci sukses.

Oleh karena itu orang tua ingin anaknya disiplin. Tujuannya agar anak hidup sukses.

 Pantun nasehat adalah pantun yang isinya merupakan nasehat 75 Contoh Pantun Nasehat dan Maknanya
Banyak-banyak membaca buku agar kalbu terisi ilmu.

Pantun Orang Tua Bertemakan Agama

Besar badan anaconda,
ular besar hidup di rawa.
Dengarlah wahai ananda,
pantun nasehat orang tua.

Benih padi mari ditabur,
pada sawah tanah subur.
Pantun warisan leluhur,
banyak nasehat indah menghibur.

Asam asam buah belimbing,
walau asam tolong petikan.
Nasehat sebagai pembimbing,
untuk hidup di masa depan.

Tulis syair dengan pena,
sayang habis tinta hitamnya.
Agar engkau bijaksana,
jalani hidup di dunia.

Pantun Nasehat Tentang Akhlak Kepada Tuhan

Banyak cabang banyak dahan,
hanya ambil di pucuk saja.
Banyak insan menyembah Tuhan,
sembah hanya Tuhan Yang Esa.

Merah warna ikan lohan,
ikan patin membuat onar.
Jangan pernah memberi sembahan,
selain kepada Tuhan yang benar.

Terlihat cahaya pada dahi,
senyum manis menghiasi.
Syirik hendaknya dijauhi,
itulah tanda iman di hati.

Jika ada hewan panda,
jangan pernah ganggu dia.
Jika ada iman di dada,
hidup ini akan bahagia.

Memang indah batu permata,
mencarinya badan sengsara.
Dekat kepada Sang Pencipta,
dunia akhirat niscaya sejahtera.

Melati melur tumbuh rendah,
disirami dipupuk sudah.
Didik hati untuk ibadah,
agar hidup semakin mudah.

Putih kertas tiada nodanya,
mengambil air dengan timba.
Cintai Allah di atas segalanya,
itulah tanda baiknya hamba.

Bunga mekar dipetik jangan,
agar terjaga keindahan.
Turuti perintah jauhi larangan,
niat ikhlas mengharap keridhaan.

Pantun Nasehat Akhlak Kepada Sesama

Sesama manusia harus tolong menolong. Selain itu kita harus rendah hati. Jangan sampai sombong.

Jika hidup harmoni sesama manusia, terciptalah kebahagiaan.

Indah senja amat berkesan,
bangau terbang sayap berkepakan.
Rendah hati di hadapan insan,
sombong takabur dijauhkan.

Siapa membawa pisau belati,
bawalah dengan hati-hati.
Siapa yang rendah hati,
itulah insan yang berbudi.

Pagi hari sarapan ketan,
dengan kelapa ketan dimakan.
Iri dengki bisikan setan,
segala godaan usah diturutkan.

Karang tempat bermain ikan,
sayang karang banyak dihancurkan.
Bantu membantu dalam kebaikan,
dalam Kitabullah diperintahkan.

Jangan kumbang dijolokan,
walau hanya untuk mainan.
Jangan membantu dalam keburukan,
karena berujung pada penyesalan.

Benih mari kita semaikan,
untuk dibawa ke negeri Jepang.
Sholat segera ditunaikan,
hati tenang dadapun lapang.

Daun pandan bumbu ikan,
bumbu ada di atas nampan.
Puasa ramadhan kita jalankan,
beroleh bahagia di masa depan.

Sungguh indah kota Mekah,
kota tua banyak berkah.
Rajin-rajin bersedekah,
rezeki akan berkah melimpah.

Ambil arang dari rawa,
pergi jauh naik kuda.
Hormati orang lebih tua,
sayangi yang lebih muda.

Lambat jalan kura-kura,
tempurung besar hilang kepala.
Hidup di dunia sementara,
banyak-banyak mencari pahala.

Pantun Nasehat Tentang Akhlak Kepada Alam Lingkungan

 Pantun nasehat adalah pantun yang isinya merupakan nasehat 75 Contoh Pantun Nasehat dan Maknanya
Nasehat indah dari orang tua yang menyayangi putra putrinya. 

Pulau terpisah oleh selat,
datang burung iring-iringan.
Dalam kitab sudah tercatat,
berbuat baiklah pada lingkungan.

Aneka rupa warna balon,
Pohon kelapa batangnya lurus.
Siapa yang menanam pohon,
dapat pahala terus menerus.

Pergi ke pasar beli sayuran,
beli juga sedikit pepesan.
Jangan merusak alam lingkungan,
itulah perintah bagi setiap insan.

Burung dara terbang melayang,
lincah terbang badannya ringan.
Kepada binatang mesti sayang,
disiksa tentunya jangan.

Tatap langit terlihat awan,
pohon beringin besar di dahan.
Siapa memberi makan hewan,
niscaya mendapat kasih Tuhan.

Jika ikan di dalam kolam,
akan susah mencari makan.
Jika kita rusakan alam,
bala musibah akan diturunkan.

Pantun Nasehat Orang Tua Tentang Rajin Belajar

Ilmu memiliki kedudukan penting. Apalagi dalam agama Islam. Orang berilmu laksana purnama di antara bintang.

Orang berilmu lebih utama daripada ahli ibadah.

Betapa pentingnya ilmu. Terlebih ilmu agama. Dengannya kita terjaga. Kita mengetahui masa depan.

 Pantun nasehat adalah pantun yang isinya merupakan nasehat 75 Contoh Pantun Nasehat dan Maknanya
Ilmu sebelum amal. Berilmu sangat penting sebelum beramal. 

Kita semakin perlu terhadap ilmu. Terutama di zaman akhir seperti sekarang.

Itulah sebabnya. Kini kita pelajari juga pantun nasehat orang tua untuk anaknya. Khususnya dengan ilmu sebagai temanya.o

Angit Barat bergelora,
tumbang bunga serta merta.
Ilmu ibarat berkas cahaya,
menerangi kehidupan kita.

Minum jamu sehatkan raga,
makan buah sehatkan mata.
Kumpulkan ilmu dalam dada,
amalkan ia di kehidupan nyata.

Ikan sepat dalam pemilar,
ambil jambu pakai gantar.
Ilmu didapat dengan belajar,
semakin belajar semakin pintar.

Apa tanda kembang merekah,
sangat harum di penciuman.
Apa tanda ilmunya berkah,
semakin dekat dengan Tuhan.

Memohon maaf bila salah,
luka di hati bisa sembuh.
Rajin belajar di sekolah,
rasa malas dibuang jauh.

Buat pagar tergigit lintah,
lintah suka menghisap darah.
Tekun belajar jangan menyerah,
ilmu didapat hiduppun berkah.

Prajurit datang untuk melapor,
datang sendiri tak diminta.
Ilmu laksana api obor,
penerang di jalan gelap gulita.

Putih-putih bunga melati,
kumbang datang tak kelahi.
Menuntut ilmu hati-hati,
luruskan niat karena Illahi.

Baju lama sudah kumal,
padahal dulu terlihat mewah.
Kalau ilmu tanpa amal,
laksana pohon tanpa buah.

Kemumu tumbuh di tanah darat,
bukan di tanah banyak airnya.
Ilmu dicari karena akhirat,
bukan karena mencari dunia.

Lama bekerja kepala penat,
lebih baik beristirahat.
Mencari ilmu salah niat,
niscaya rugi di akhirat.

Kumpulan Pantun Nasehat Orang Tua Kepada Anaknya

Inilah berbagai kumpulan pantun nasehat untuk anak. Semoga dengan membaca pantun ini banyak kebaikan di dapat. Jangan pula lewatkan pantun tentang menjaga kebersihan lingkungan.

 Pantun nasehat adalah pantun yang isinya merupakan nasehat 75 Contoh Pantun Nasehat dan Maknanya
Pantun untuk anak-anak agar rajin belajar. 

Pantun berasal dari kata “penuntun.” Tujuannya untuk menuntun manusia. Yakni menuntun ke jalan yang benar.

Hati-hati main di taman,
taman banyak kumbang lebahnya.
Hati-hati dalam berteman,
pilih teman berakhlak mulia.

Bekerja sehari tubuh lelah,
baca puisi indah irama.
Bila engkau masih sekolah,
belajar adalah tugas utama.

Timun mentah seperti labu,
dalam pasar jua bertemu.
Taati perintah ayah Ibu,
supaya berkah jalan hidupmu.

Badan basah tak terasa,
gerimis turun tergesah-gesah.
Bila susah engkau rasa,
banyak taubat tinggalkan dosa.

Jalan lambat siput di kiri,
kancil lari sampaihlah sudah.
Dosa menghambat jalan rezeki,
jauhi dosa rezekipun mudah.

Air kelapa enak rasanya,
walau basah amat senangnya.
Barang siapa dunia cita-citanya,
pasti susah jalan hidupnya.

Lihat indah bunga setanggi,
setanggi dari arah Utara.
Jika dunia puncak tertinggi,
pasti sengsara jiwa dan raga.

Benteng batu tak kan goyah,
walau diserang berbagai arah.
Sediakan waktu untuk ibadah,
dunia kan datang tanpa berpayah.

Dari Barat ke Utara,
dengan kompas lihat arahnya.
Kehidupan ibarat samudra,
dirimu laksana perahunya.

Putri cantik ciptakan tembang,
kala ratu berwajah muram.
Banyak ombak dan gelombang,
hati-hati jangan karam.

Pantun Nasehat Untuk Anak Perempuan

Mendidik anak perempuan berpahala besar. Pahalanya surga. Mendidiknya mesti penuh kasih sayang.

Dididik dengan lemah lembut. Diberi contoh dan teladan. Saat ia merasa disayang, ia akan memahami maksud nasehat.

Bukan untuk menyalahkan. Nasehat merupakan bukti kasih sayang. Dan inilah pantun nasehat orang tua kepada anaknya. Terutama anak perempuan.

Awas paku tajam ujungnya,
peninggalan bangsa Belanda.
Duhai putriku permata jiwa,
dengarlah nasehat dari Bunda.

Pagi hari datang kabut,
hanya di desa bukan di kota.
Jadilah wanita yang lembut,
tampak anggun dilihat mata.

Burung bulbul dalam sangkar,
kini kicaunya mulai kurang.
Jadilah wanita yang tegar,
lebih kuat dari karang.

Pulau Jawa banyak kweni,
rasanya asam amat kecut.
Dalam jiwa bersifat pemberani,
berlindung dari sifat pengecut.

Rajin membaca kitabullah,
hawa nafsu akan takluk.
Berdoa tulus kepada Allah,
jangan meminta kepada makhluk.

Berbuat baik pada kawan,
saling membantu dalam pertemanan.
Didiklah diri menjadi dermawan,
Itulah tanda dari keimanan.

Pantun Nasehat Untuk Anak Laki-Laki

Mendidik anak merupakan hal mulia. Entah anak perempuan ataupun laki-laki.

Anak adalah anugerah. Anak juga merupakan amanah. Orang tua harus mendidiknya.

Memenuhi kebutuhannya merupakan kewajiban. Terlebih kebutuhan akan pendidikan. Seperti terlihat dalam pantun nasehat tentang pentingnya pendidikan.

Di bawah ini merupakan contoh pantun nasehat orang tua untuk anak laki-lakinya.

Keras sekali kayu jati,
bukit tinggi tetap didaki.
Berani sudahlah pasti,
itulah tabiat anak laki-laki.

Jatijajar tempat kompeni,
perjanjian dibuat tak ditepati.
Tekun belajar semenjak dini,
persiapan untuk esok nanti.

Rumah dari kayu ulin,
sudah dibangun tegak berdiri.
Latihlah diri berdisiplin,
tegas pada diri sendiri.

Kayu tumbang jatuh menimpa,
hujan deras sangat lama.
Kitabullah jangan dilupa,
pelajari dengan seksama.

Jalan-jalan ke Kota Padang,
lihat kolam airnya jernih.
Dunia ini adalah ladang,
banyak-banyak menabur benih.

Kota Padang ada di Barat,
jalannya jauh awas tersesat.
Dunia adalah ladang akhirat,
hidup di dunia hanya sesaat.

Tinggi gunung Puncak Muria,
lewat lembah hijaunya sama.
Jadilah lelaki yang mulia,
berakhlak serta punya agama.

Kain katun untuk bahan,
buat celana dan pakaian.
Kelak kita menghadap Tuhan,
jadikan dunia sebagai persiapan.

Bait-bait pantun sudah disajikan. Sangat banyak jadi pilihan. Itulah pantun nasehat orang tua. Untuk anaknya yang tercinta.

Sudah cukup banyak pantun di sini. Kalau kamu masih perlu yang lain, coba lihat judul-judul lainnya di bawah ini. Ada juga pantun nasehat dan jenaka dengan artinya.

Pantun Nasehat Untuk SMP

Mari kita berpantun lagi. Pantun nasehat berikut ini ditujukan untuk anak-anak SMP.

Yakni mereka yang sudah duduk di kelas 7,8, dan 9.

Pantun nasehat untuk anak-anak SMP ini terdiri dari berbagai topik.

Di antaranya:

Pantun tentang pentingnya pendidikan.

Pantun Nasehat agar hidup sederhana.

Dan juga pantun nasehat agama.

Tidak terlalu banyak. Hanya terdiri sebanyak 10 bait saja.

Silakan baca.

Contoh Pantun Nasehat Pendidikan

 Pantun nasehat berikut ini ditujukan untuk anak Pantun Nasehat Untuk SMP

Putus tali dengan gunting,
Kain di sudut tolong ambilkan.
Pendidikan sangat penting
Jangan pernah diabaikan.

Pergi ke danau mencari ikan,
Jalan setapak lewatnya licin.
Ubahlah nasib dengan pendidikan
Sekolah dan belajar selalu rajin.

Indah bunga di tengah taman,
Jemur baju jemur kain.
Ke sekolah banyak teman,
Selain belajar kita bermain.

Contoh Pantun Nasehat Hidup Sederhana

Hidup sederhana merupakan salah satu akhlak terpuji. Tidak berlebih-lebihan sehingga mubadzir. Tidak pula terlalu kikir. Akan tetapi hidup sederhana merupakan jalan hidup pertengahan. Berikutnya mari kita baca contoh pantun hidup sederhana.

Kuda gagah punya pelana,
Agar nyaman penunggangnya.
Hiduplah dengan sederhana,
Beli sesuatu hanya seperlunya.

Luas terhampar petakan sawah,
Subur hijau tiada hama.
Hidup tak perlu bermewah-mewah,
Sederhana itu lebih utama.

Pergi ke ladang ambil pepaya,
Lewat sungai kakipun basah.
Sederhana di kala kaya,
Sederhana di kala susah.

Pantun Nasehat Agama

Agama adalah nasehat. Oleh karena itu, kita mesti menerima nasehat tersebut agar menjadi manusia yang baik.

Angsa menyelam amat lama,
Burung purba sudah punah.
Sholat adalah tiang agama,
Ditinggalkan jangan pernah.

Tutup lubang dengan tanah,
Akan tumbuh biji pepaya.
Sholat wajib berjamaah,
Pergi ke masjid bagi pria.

Tubuh lemah tiada daya,
Mendaki bukit jalan tak rata.
Hiasi diri dengan akhlak mulia,
Agar Allah meridhai kita.

Jalan-jalan ke tanjung baru,
Beli baju untuk bertiga.
Barang siapa mencari ilmu,
Akan dimudahkan menuju surga.

Nah itulah beberapa contoh pantun nasehat. Khususnya untuk anak-anak SMP. Liat juga pantun lainnya. Masih banyak lho.

Pantun Nasehat Tentang Hidup Sehat

Pantun tentang kesehatan termasuk pantun nasehat.

Karena di dalam pantun ini banyak sekali ajakan agar hidup sehat.

Hidup sehat dimulai dari diri sendiri. Caranya dengan memilih makanan sehat, berolahraga, dan menjaga lingkungan.

Untuk itu mari kita buat beberapa pantun tentang hidup sehat. Setelah membaca, jangan lupa praktekannya. Supaya badan kita selalu sehat.

Pantun Kesehatan Tubuh

Berikut ini adalah contoh pantun tentang kesehatan tubuh. Bacalah satu persatu dari setiap baitnya. Kamu bisa memilih salah satu di antaranya.

Jika petang langitnya merah,
Cahaya surya merah merona.
Kesehatan adalah anugerah,
Harus selalu dipelihara.

Naik-naik ke puncak bukit,
Awas jatuh ke semak-semak.
Kalau badan mulai sakit,
Makan tidur tidaklah enak.

Kalau hendak mendaki bukit,
Jalannya kecil berputar-putar.
Kalau kamu jatuh sakit,
Nanti sering pergi ke dokter.

Tali plastik tali kawat,
Cahaya surya rasanya hangat.
Badan sehat tubuh kuat,
Belajar di sekolah slalu semangat.

Batu gunung bisa dipahat,
Malam hari hujannya lebat.
Jika badan selalu sehat,
Mudah-mudahan jadi hebat.

Pantun Hidup Sehat

Kamu pasti pernah mendengar pola hidup sehat. Yakni gaya hidup agar kita terhindar dari berbagai macam penyakit. Kalau ingin tahu lebih banyak, bacalah bait pantun hidup sehat di bawah ini.

Jangan suka bermain kain,
Kain jatuh di besi berkarat.
Jangan terlalu banyak main,
Karena tubuh perlu istirahat.

Karena gempa jalan terbelah,
Lewat sungai naik sampan.
Sebelum pergi sekolah,
Jangan lupa untuk sarapan.

Kacang asin kacang gurih,
Pergi ke pasar membeli emas.
Jangan kurang air putih,
Nanti tubuh jadi lemas.

Pantun hebat juga:

Pantun Berbakti Kepada Orang Tua
Pantun Bersajak AB AB

Hari lebaran bulan syawal,
Mengecat rumah juga pagar.
Pergi tidur lebih awal,
Pagi hari badannya segar.

Ikan emas dalam kolam,
Ikan gabus berwarna putih.
Jangan tidur malam-malam,
Besok ngantuk badannya letih.

Pantun Makanan Sehat

Sangat penting makan makanan yang sehat. Yaitu makanan bersih dan bergizi. Sehingga badan kita akan sehat selalu. Untuk itu mari kita membuat pantun tentang makanan sehat.

Semakin diisi semakin ringan,
Itulah balon untuk mainan.
Jajan jangan sembarangan,
Bisa-bisa kena penyakitan.

Batu kali sedang dipahat,
Bambu betung dibuat rakit.
Makanlah makanan sehat,
Supaya badan tidak sakit.

Semut kecil tidak lemah,
Masuk rumah kayunya belah.
Bawa bekal dari rumah,
Kurangi jajan di sekolah.

Tanam bunga kembang selasih,
Badan letih enak makannnya.
Pilihlah makanan yang bersih,
Makanan kotor banyak kumannya.

Kurang tidur badan lesu,
Duduk termenung bagaikan batu.
Sayur daging juga susu,
Itulah makanan yang bermutu.

Pantun Kesehatan Lingkungan

Kalau ingin selalu sehat, kita harus menjaga kesehatan lingkungan. Karena lingkungan yang asri membuat nyaman. Selain itu tentunya membuat hidup kita sehat.

Terbang tinggi burung camar,
Turun ke laut mengambil ikan.
Setelah bermain bersihkan kamar,
Jangan sampai berantakan.

Panjang ekor ikan pari,
Pergi ke pantai pakai topi.
Sapu bersih setiap hari,
Supaya rumah nyaman dan rapi.

Hari panas minum selasih,
Sayang sedang sakit gigi.
Jika rumah selalu bersih,
Kuman bakteri akan pergi.

Ini juga pantun keren:

Pantun Nasehat Orang Tua
Pantun Nasehat Untuk Pemuda

Sarapan pagi banyak kupatnya,
Kuah banyak sampai tumpah.
Buang sampah pada tempatnya,
Lingkungan bersih jauh dari sampah.

Tari sumatra tari saman,
Belajar tekun selalu tegar.
Tanam bunga membuat taman,
Lingkungan asri udara segar.

Pantun Tentang Kesehatan Gigi

Gigi merupakan alat untuk makan. Kesehatan gigi harus dijaga. Jangan sampai gigi kotor. Karena kalau kotor bisa menyebabkan sakit gigi. Inilah pantun tentang kesehatan gigi.

Ambil air dari perigi,
Sudah mandi kotor lagi.
Jangan malas gosok gigi,
Bangun tidur di waktu pagi.

Pohon kelapa tampak tinggi,
Jual seribu dapat rugi.
Sebelum tidur gosok gigi,
Mulut bersih kuman pergi.

Pagi hari turun gerimis,
Panen padi isinya hampa.
Kalau sudah makan manis,
Sikat gigi jangan lupa.

Jika naik ke atas bukit,
Kuatkan kaki dan tulang rusuk.
Jika gigi kita sakit,
Nanti baunya sangat busuk.

Turun ke lereng tanah rendah,
Pergi berburu ke tanah rata.
Gigi putih bersih dan indah,
Sangat cantik dipandang mata.

Contoh Pantun Nasehat Bersajak AB AB

Pantun bersajak ab ab adalah pantun yang baris pertama sama dengan baris ketiga (sama-sama /a/). Kemudian baris yang ketiga sama dengan baris yang keempat (bersajak /b/).

Nah untuk kali kita akan belajar pantun nasehat yang bersajak ab ab.

Terdiri dari beberapa topik. Yakni topik nasehat orang tua, nasehat untuk belajar, dan nasehat agama.

Inilah rangkaian pantun nasehat.

Kamu juga bisa mendapatkan bentuk pantun lainnya di website ini.

Mulai dari pantun jenaka, pantun teka-teki, pantun agama, dan lain-lain.

Yuk! Kita baca dulu.

Pantun Nasehat Bersajak ABAB

Yuk kita baca beberapa pantun nasehat dengan sajak ab ab. Inilah contoh awal. Nanti kamu bisa baca beberapa bait lagi.

Buka puasa dengan kolak,
Beli gula beli pena.
Hilang tampan karena akhlak
Akhlak rusak apalah guna.

Duduk bersandar di haluan,
Hendak pergi berolahraga.
Kitabullah menjadi tuntunan,
Jalan untuk menuju surga.

Angin kencang datang menerpa,
Pohon bambu bagai menari.
Bacalah Quran jangan dilupa
Quran bagai cahaya mentari.

Ambil air dari perigi,
Untuk mandi terasa dingin.
Kalau pohon semakin tinggi,
Kencang pula tiupan angin.

Sudah petang tak dijemput,
Dekat sawah berpetak-petak.
Kalau hanya menjadi rumput,
Relakan bila terinjak-injak.

Contoh Pantun Nasehat Bersajak AB AB 5 Bait

 Pantun bersajak ab ab adalah pantun yang baris pertama sama dengan baris ketiga  Contoh Pantun Nasehat Bersajak AB AB
Contoh pantun bersajak abab

Sekarang mari kita tambahkan lagi pantun nasehat. Sajaknya tetap sajak ab ab. Yakni barisan pertama sama dengan barisan ke tiga (sajak a). Kemudian baris ketiga dan keempat bersajak sama (sajak b).

Cantik sekali kulit rusa,
Bunga kecil banyak ditabur.
Tidak sembahyang tidak puasa,
Tersiksa mayat di dalam kubur.

Kera kecil mengambil nangka,
Kaki terkilir terkena jerat.
Pada orang tua berlaku durhaka,
Mendapat siksa dunia akhirat.

Air mengalir dengan pipa,
Sarapan pagi minum susu.
Sholat jangan pernah dilupa,
Kerjakan selalu dengan khusu.

Ujung parang ternyata rompal,
Tebang pohon si burung dara.
Kalau masalah sebesar kapal,
Kasih Allah lebih dari samudra.

Jalan-jalan ke Papua,
Bawa barang mesti dijaga.
Taat dan patuh pada orang tua,
Itulah tanda penghuni surga.

Contoh Pantun Orang Tua Kepada Anaknya Bersajak AB AB

Kali ini pantun dari orang tua untuk anaknya. Sajaknya masih ab ab. Inilah beberapa contoh di antaranya:

Buah nangka buah sukun,
Tertusuk duri tangan berdarah.
Jadilah anak yang tekun,
Slalu berjuang pantang menyerah.

Dalam sungai ada buaya,
Di tepi ada durian runtuh.
Anak shaleh membuat bahagia,
Kepada orang tua selalu patuh.

Sungguh indah kain renda,
Motif putih seperti melati.
Wahai ananda permata Ibunda,
Jadilah hamba yang berbakti.

Singa jantan raja rimba,
Siapa terkejar tak kan selamat.
Bila akhlak ananda mulia,
Moga Allah memberi rahmat.

Hendak berlibur ke jatijajar,
Berangkat pagi hari gerimis.
Selagi kecil selalu belajar
Sudah dewasa hidupmu manis.

Belajar merupakan kewajiban. Semua orang harus belajar. Bukan hanya untuk anak-anak. Melainkan juga untuk orang tua. Berikut ini kumpulan pantun bersajak ab ab dengan tema belajar.

Pohon tumbang cepat menghindar,
Akan banyak pohon yang roboh.
Siapa tak sabar belajar,
Sabar dia menanggung bodoh.

Karena jati tanam berjajar,
Jalan besar tampak terbelah.
Karena Allah kita belajar,
Tulus niat jangan tersalah.

Pergi ke dusun jalan memutar,
Jalan setapak berbatu-batu.
Siapa ingin menjadi pintar,
Banyak-banyak membaca buku.

Pahit rasanya air jamu,
Walau pahit banyak manfaatnya.
Buku adalah gudang ilmu,
Membaca buku adalah kuncinya.

Luas tampak langit biru,
Dipandang indah dari Mekah.
Hormati olehmu para guru,
Agar ilmu mendapat berkah.

Pantun Hormati Orang Tua Sajak AB AB

Menghormati orang tua merupakan kewajiban setiap anak. Seperti apapun orang tua kita, maka sebagai anak wajib untuk menghormati, menyayangi, mendoakan, dan membuatnya bahagia. Berikut ini pantun bersajak abab dengan tema hormati orang tua.

Burung nuri pergi ke rawa,
Ikut pula burung merpati.
Hormati selalu orang tua,
Perintahnya mari turuti.

Tiang bendera tolong tegakkan,
Akan ramai pemanjat pinang.
Jadilah anak yang membanggakan,
Orang tua akan merasa senang.

Siang hari waktunya makan,
Cuci tangan air sumur.
Jika orang tua diutamakan,
Insyaallah hidup makmur.

Malam hari alangkah sepi,
Ada orang mencari belalang.
Kasih Ibu tiada bertepi,
Dari kecil selalu sayang.

Adik kecil jalan dituntun,
Kalau menangis berilah roti.
Berkata yang sopan dan santun,
jangan lisan sampai menyakiti.

Campuran Pantun Nasehat Anak-Anak, Belajar dan Orang Tua

Coba lihat buah pala,
Ambil banyak dalam rantang.
Alangkah senang bermain bola,
Tak terasa hari sudah petang.

Kayu ukir dibuat meja,
Sangat keras tidak lemah.
Bermain boleh-boleh saja,
Kalau sore pulang ke rumah.

BACA JUGA

Pantun Nasehat Tentang Hidup Sehat

Jalan-jalan ke pulau jawa,
Naik kapal berjejal-jejal.
Belajar dari pengalaman yang tua,
Agar jangan ikut menyesal.

Memang harum kayu gaharu,
Dahan kecil dibawa ringan.
Yang baik cobalah tiru,
Yang buruk dipakai jangan.