Koleksi Pantun Tentang Cinta

Lengkapi rangkaian pantunmu dengan 75 Pantun Cinta Gombal Pendek Gampang Dihafal. Namun sebelumnya nikmati terlebih dahulu kumpulan pantun tentang cinta.

Pantun tentang cinta di bawah ini merupakan ungkapan insan berkenaan dengan cinta.

Sebagiannya ada yang berisi tentang gundah gulana, galau, romantis, kesetiaan, ataupun yang lain.

Dari satu cinta memang dapat terurai berbagai kisah dan cerita. Itulah sebabnya kami rangkaikan bait-bait indah dari pantun cinta.

 Pantun Cinta Gombal Pendek Gampang Dihafal Koleksi Pantun Tentang Cinta
Kinang biasanya disajikan ketika ada acara lamaran. Itulah sebabnya melamar disebut juga meminang. 

Tuan puteri naik kereta,
Gendang iring segera ditabuh.
Di sana kasih di sini cinta,
Di mana hatiku hendak berlabuh.

Burung dara terbang melayang,
Kedua sayap lebar merentang.
Cinta yang lama masih terbayang,
Cinta yang baru sudahlah datang.

Pergi kawan di Tanjung Batu,
Mata menangis tangan melambai.
Bertaut hati pada yang satu,
Jiwa tenang hatipun damai.

Meski berdebu api berdiang,
Pada badan terasa hangatnya.
Meski beribu terucap sayang,
Hati ini tak juga percaya.

Dari Padang ke Payakumbuh,
Jalan kelok Tanjung Meranti.
Hati yang luka tiada sembuh,
Luka lama terpahat hingga mati.

Terbit mentari di waktu pagi,
Tanda harus berbenah diri.
Rindu ini tiada jua pergi,
Karena cintaku cinta sejati.

Jika matang jangan direndam,
Ikan betok banyaklah duri.
Bila cinta jangan dipendam,
Sakitnya rindu tiada terperi.

Rasanya panas api bara,
Terbakar kaki si anak desa.
Rasanya hidup amat sengsara,
Orang yang dirindu tiada merasa.

Jalan-jalan ke luar kota,
Hilang dompet terasa rugi.
Dalam hati ingin berkata,
kekasih hati melangkah pergi.

Indah dipandang bunga selasih,
Tumbuh dekat pohon meranti.
Kuketuk pintu hatimu kasih,
Penuh sabar dalam menanti.

Kue manis kupinta lagi,
Ingin lidah rasa mencicipi.
Cintaku satu tidak berbagi,
Kan kuikat hingga mati.

Hanya satu pohon jati,
Lebih keras dari meranti.
Hanya adinda pujaan hati,
Sampai kapanpun akan kunanti.

Sungai Musi jangan direnang,
Termakan buaya bisa mati.
Cinta lama jangan dikenang,
Dikenangpun merusak hati.

Bukan tulang sembarang tulang,
Tulang gajah bentuk persegi.
Bukan malang sembarang malang,
Malangnya hati berbelah bagi.

Jangan lupa, lihat juga:

Pantun Gombal Yang Singkat
Pantun Singkat Yang Romantis
Pantun Pendek Paling Gombal

Jika sudah membeli permata,
Teliti ia hingga ke ujung.
Bila sudah mengikat cinta,
Beban rindu berani kutanggung.

Bunga melati warnanya putih,
Jatuh satu ke atas rakit.
Jika sudah berbagi kasih,
Rindu setitik serasa sebukit.

Apa gunanya intan permata,
Kalau tidak punya kain.
Apa gunanya berkata cinta,
Jika hatimu untuk yang lain.

Berdarah tangan kena belati,
Terasa perih saat mandi.
Dulu cinta hilang di hati,
Kita ia datang lagi.

Bermain anak di atas jerami,
Jerami bersih tiada duri.
Cinta lama kembali bersemi,
Laksana bunga mekar berseri.

Sungai mengalir dengan pelan,
Airnya diambil sirami taman.
Indahnya malam karena bulan,
Indah dirimu karena senyuman.

Alangkah indah intan baiduri,
Persembahan Raja Kelantan.
Kusangka kembang masih berseri,
Rupanya dihisap kumbang jantan.

Bulan ramadhan kita puasa,
Tahan makan minum dan hawa.
Di hati ini penuh rasa,
Kuungkapkan takut kecewa.

Bulan mengambang pagi-pagi,
Sinar surya telah menyinari.
Cinta abang terbagi-bagi,
Laksana dahan ke kanan kiri.

Terbang tinggi burung belibis,
Turun ke Rawa Kelok Rengganis.
Kalau memang cinta habis,
Mengapa kenangan terasa manis.

Tanjung pandan Tanjung Pinang,
Sungguh indah di waktu petang.
Tak kuingat tak kukenang,
Kenapa rindu kembali datang.

Jumlah lebah beratus-ratus,
Membuat madu amat halus.
Kenapa cinta harus putus,
Ketika kasih semakin tulus.

Kenapa kelapa pohonnya tinggi,
Agar elang membuat sarang.
Kenapa cinta harus pergi?
Saat jiwa tumbuh sayang.

Deras airnya sungai Asahan,
Tempat berenang si anak ikan.
Kucoba untuk selalu bertahan,
Cinta ini layak diperjuangkan.

Badik bukan senjata bukan,
Hanya berputar seperti kitiran.
Adik bukan saudara bukan,
Kenapa dirimu ada di pikiran.

Jangan lupa sholat sembahyang,
Itulah pokok tiang agama.
Siang malam wajah membayang,
Apakah ini tandanya cinta?

Pohon jati pohon meranti,
Kedua pohon sama kerasnya.
Bila rindu tiada di hati,
Dimanakah letak dari cinta?

Bila terbit mentari pagi,
Umur di dunia masih berarti.
Usah ditangisi yang sudah pergi,
Lanjutkan hidup bangkitkan diri.

Ketan bukan sembarang ketan,
Ketan dari negeri Kelantan.
Cintaku ini bukan cinta buatan,
Ibarat ombak dengan lautan.

Hujan turun mari berteduh,
Jangan tidur hingga lena.
Dipandang semakin jauh,
Harapan hilang entah ke mana.

Begitulah cinta. Kadang membuat bahagia, kadang pula menjadikan diri ini merana. Namun apapun itu, kita mesti bersikap bijaksana.

Pantun Pendek Paling Gombal Mantabbb!!!

Pantun Pendek Paling Gombal – Pantuncinta2000 memang gudangnya pantun cinta. Mulai yang romantis, sedih, sejati, apalagi yang gombal.

Kalau kamu ingin memuji cewek cantik, kamu bisa menemukan pantunnya di kumpulan pantun gombal singkat.

img: freepik.com

Walaupun singkat, isinya padat. Enak dibaca mudah dihafalkan.

Kalau kekasihmu sedang marah, kamu juga bisa temukan di pantun singkat romantis. Di situ ada beberapa pantun pendek untuk kekasihmu yang sedang marah.

Tapi…

Sekarang kita lihat dulu pantun pendek paling gombal.

Kumpulan Pantun Pantun Pendek

 Di situ ada beberapa pantun pendek untuk kekasihmu yang sedang marah Pantun Pendek Paling Gombal Mantabbb!!!
Nyatakan cintamu karena cinta memudar dalam diam.

Pendekar santun badannya kebal.
Ini pantun pantun gombal.

Dekat permata dekat baiduri.
Dekat di mata dekat di hati.

Makan lemang kue satru.
Kamu memang nomor satu.

Belum laku jual jamu.
Pilihanku…ya cuma kamu.

Tiada kain dari tamu.
Tiada yang lain selain dirimu.

Burung gelatik burung kutilang.
Kamu cantik ga bilang-bilang.

Burung gelatik sedang mainan.
Neng cantik yuk ke pelaminan.

Air mendidih dua kilo.
Betapa sedih nasib jomblo.

Asap kukusan putih warnanya.
Muka pas-pasan harta tak punya.

Masak bihun air santan.
Jomblo menahun sudah karatan.

Jangan lupa pula:
26 Kumpulan Pantun Singkat Romantis
25 Pantun Gombal Singkat

Pantun Paling Gombal

Buah kweni sedang diramu.
Cinta ini hanya milikmu.

Hari raya memetik dukuh.
Aku setia tak pernah selingkuh.

Bawa tangga untuk panjatan.
Cintaku hingga ke pelaminan.

Banyak peti dibawa pedati.
Cinta sejati sampai mati.

Kancil bertemu di alas roban.
Demi dirimu rela berkorban.

Tepi pematang suasana sepi.
Wajahmu datang dalam mimpi.

Pohon lontar daunnya lebar.
Hati bergetar dada berdebar.

Ada tamu bawa kiriman.
Mungkinkah kamu jodoh idaman.

Pergi ke ladang membuat lubang.
Kan kuhadang badai gelombang.

Baru koma, belum titiknya.
Cinta diterima, mercy sudah sedia.

Dari Malaka berkirim pena.
Kau beri cinta, kuberi istana.

Sang biku mencari tapir.
Cinta pertamaku cinta terakhir.

Gelagar petir terasa gempa.
Sudah takdir kita berjumpa.

Sekali gempa Bumipun rata.
Sekali berjumpa langsung jatuh cinta.

Menanam cikal menanam padi.
Cintaku kekal cintaku abadi.

Kuku mencabik gigi memakan.
Gadis baik menantu idaman.

Kalau masih kurang kamu bisa temukan pantun lainnya di 75 Pantun Cinta Gombal Singkat Gampang Dihafal.

Tenang saja… semuanya merupakan pantun pendek. Biar pendek isinya mantap!

kalau permata jangan hilang.
kalau cinta pasti sayang.

burung perkutut burung kutilang.
kalau kentut, ya harus bilang!

26 Kumpulan Pantun Singkat Romantis Sedikit Gombal

Pantun singkat romantis – Kamu pasti sudah membaca pantun gombal singkat yang isinya adalah pujian untuk cewek cantik. Kalau belum lihat dulu ya.

Nah, sekarang kita belajar membuat pantun romantis. Kenapa romantis? Sudah pasti semua cewek suka sama yang romantis.

Walaupun kamu nanti sudah menikah 10 atau 20 tahun, tetap saja perlu namanya romantis.

Romantis bukan hanya milik anak-anak muda. Bukan hanya milik pengantin baru. Romantis adalah kebutuhan untuk semua orang yang ingin cintanya abadi.

Pantun Romantis Untuk Suami

yang isinya adalah pujian untuk cewek cantik 26 Kumpulan Pantun Singkat Romantis Sedikit Gombal
Romantis adalah tanda ketulusan.

Ada kelabang di pohon randu.
Aduh abang, adik rindu.

Beli kentang beli kedondong.
Kalau datang, cium aku dong.

Ikan betutu pulau penyengat.
Aku butuh pelukan hangat.

Padi segantang jatuh ke arang.
Abang datang, hatiku riang.

Kampung Rokan tarian zapin.
Abang makan, aku yang suapin.

Topan datang hujannya lebat.
Memang abang yang paling hebat.

Minum sekoteng tinggal ampasnya.
Kamu ganteng, aku yang punya.

Makan berondong makan kedondong.
Boleh dong aku digendong.

Pantun Romantis Untuk Kekasih Yang Jauh

Duduk anteng makan pepaya.
Orang ganteng apa kabarnya?

Lemari kaca banyak isinya.
Kalau sudah dibaca balas ya.

Luas lahan untuk pertanian.
Ga tahan pengen ketemuan.

Minum jamu jamu tulang.
Kapan kamu bisa pulang?

Pohon mangga pohon kemumu.
Aku cinta sama kamu.

Kayu rengat perahu berlabuh.
Cium hangat dari jauh.

Pedati pohon kina.
Hati hati di sana.

Putri ikan senyum terkulum.
Sudah makan apa belum?

Kue loyang putri ayu.
Makan siang yuk!

Besi di peti bisa karatan.
Jaga hati jaga kesehatan.

Jangan lupa juga untuk menyimak kumpulan 75 Pantun Cinta Gombal Singkat lainnya.

Pantun Gombal Singkat Buat Kekasih Yang Marah

Buah manggis airnya merah.
Neng manis jangan marah.

Ikan murah dari rawa.
Kalau marah cepet tua.

Senja merah bungapun alum.
Daripada marah mending senyum.

Jamu gurah daun kina.
Kamu marah hatiku merana.

Bulu merah burung gelatik.
Walau marah kamu cantik.

Anak tupai bermain roda.
Kutunggu sampai marahmu reda.

Cuma semu laksana bayang.
Cuma kamu yang aku sayang.

Mudah-mudahan dengan pantun romantis, hatinya bisa kembali tenang. Dan untuk kamu masih ada lagi pantun pendek tentang cinta. Baca juga ya.

25 Pantun Gombal Singkat

Pantun Gombal Singkat. Pantun singkat disebut juga pantun karmina. Tentu saja kamu sudah sangat paham dengan jenis pantun ini.

Banyak sekali pantun singkat yang beredar di masyarakat. Baik yang berupa nasehat, teka-teki, maupun cinta.

 Pantun singkat disebut juga pantun karmina 25 Pantun Gombal Singkat
Cinta selalu merah karena jiwa bergairah.

Sebagai contoh:

Sudah gaharu, cendana pula.
Sudah tahu, bertanya pula.

Atau yang sangat dikenal di tahun 90-an seperti di bawah ini:

Satu titik dua koma.
Kamu cantik siapa yang punya?

Ada juga pantun yang biasa ditulis di akhir surat.

Pada era 90-an, sebelum ada hape maupun internet, muda mudi biasanya mengirimkan surat kepada seseorang yang disukainya.

Di akhir surat biasanya diberi pantun.

Empat kali empat sama dengan enam belas.
Sempat tak sempat harus dibalas.

Maksudnya membalas surat cinta yang dilayangkannya. Namun pada zaman sekarang tradisi surat menyurat sudah hampir punah.

Padahal mengungkapkan cinta lewat surat justeru lebih romantis dan selalu dikenang.

Baca juga:

Pantun Tentang Cinta
Pantun Pendek Paling Gombal
Pantun Romantis Singkat

Pantun Gombal Memuji Cewek Cantik

Burung gelatik mematuk duri.
Kamu cantik seperti bidadari.

Ujung kuku ujung mata.
Salahkah aku jatuh cinta?

Burung gelatik indah warnanya.
Gadis cantik bolehkah bertanya?

Satu titik dua koma.
Kamu cantik siapa namanya?

Awas paku di pinggir jalan.
Bolehkah aku berkenalan?

Buah duku dibikin jamu.
Izinkan aku mencintaimu.

Batu belah tempatnya biku.
Terimalah cinta suciku.

Saku mulus kain bersih.
Rinduku tulus cintaku suci.

Kayu manis rujak petis.
Cewek manis pasti romantis.

Pantun Gombal Memuji Cewek Baik Hatinya

Sudah batik, bagus kainnya.
Sudah cantik, baik hatinya.

Tuan raja berburu rusa.
Cantik wajah itu biasa.

Pergi ke Pati hari Selasa.
Cantik hati, itu luar biasa.

Api unggun hangat rasanya.
Wajah anggun, ramah orangnya.

Bukan acar, mentimun saja.
Bukan jadi pacar, jadi istriku saja.

Mobil tangki nabrak pedati.
Semua lelaki pasti jatuh hati.

Sudah kemah, bermalam pula.
Sudah ramah, dermawan pula.

Bambu petung dalam kelambu.
Betapa beruntung mendapatkan dirimu.

Langit sendu warnanya suram.
Aku rindu siang dan malam.

Minum legen di pematang.
Aku kangen pagi dan petang.

Tumbuh benalu di pohon inang.
Wajahmu selalu terbayang-bayang.

Pantun singkat memang nikmat. Pantun yang disebut pantun karmina ini hanya terdiri dua baris. Baris pertama sampiran, baris kedua isi. Mudah dihafal dan diingat.

Jangan lupa dengan 75 Pantun Cinta Gombal Singkat Gampang Dihafal.

Burung perkutut burung kutilang.
Kamu kentut ngga bilang-bilang.

Semua tempayan isinya terasi.
Cukup sekian terimakasih.

Kumpulan Pantun Cinta Gombal Terbaru 2019

Tidak lengkap membicarakan pantun berkasih-kasihan tanpa pantun cinta. Dan kurang sedap rasanya membuat pantun cinta tanpa pantun gombal.

Inilah pantun cinta yang berisikan pantun gombal abis, romantis, pendek, untuk menghibur dengan sedikit rayuan maut.

 Tidak lengkap membicarakan pantun berkasih Kumpulan Pantun Cinta Gombal Terbaru 2019
Salah satu suku yang kental dengan pantun adalah suku Melayu

Temukan pantun 2 bait dan 4 bait. Ada yang untuk cowok ada pula untuk cewek. Untuk dipersembahkan kepada suami ataupun istri.

Intinya kamu bisa menambah kemesraan ikatan cinta. Menguatkan jalinan kasih. Sehingga terciptalah keluarga yang sakinah, mawadah, wa rahmah.

Untuk itulah pantun cinta gombal ini dibuat. Semoga saja bisa membangkitkan kembali gairah cinta yang pernah ada.

Semoga bertambah-tambah rasa bahagia di antara kita. Bukankan dengan cinta hidup ini lebih bermakna?

Gombal Abis-Abisan

Walau ikan baunya amis,
Tak sedikit jadi kegemaran.
Adik manis jangan menangis,
Mari kita bermesraan.

Hari senja berwarna merah,
Elang hingga di pohon kelapa.
Jangan suka marah-marah,
Nanti bisa cepat tua.

Siapa itu memakai batik,
Ambil gelas untuk minum.
Marah saja masih cantik,
Apalagi kalau tersenyum.

Anak kota memakai sepatu,
Berjalan cepat langsung berlalu.
Memang kamu nomor satu,
Berada di dalam hatiku slalu.

Kalau suka minum jamu,
Badan sakit bisa sembuh.
Kalau menatap wajahmu,
Rasanya bahagia sekujur tubuh.

Lezat juga telur dadar,
Dibungkus untuk dihantar.
Rindu ini tak kan pudar,
Meski zaman terus berputar.

Tanam bayam tanam kubis,
Istirahat makan manggis.
Cintaku tak pernah habis,
Selalu untukmu yang manis.

Kota Lahat amat indahnya,
Banyak ikan dalam rawa.
Ingin kulihat engkau bahagia,
Tersenyum ceria penuh tawa.

Sungguh tinggi pohon kina,
Sungguh elok dipandang mata.
Bagaimana tidak terpesona,
Memandang wajah nan jelita.

Sudah rata halus jalannya,
Tempat berlalu tuan raja.
Sudah jelita baik hatinya,
Pantas banyak yang memuja.

Kain kusut melilit kayu,
Bunga kenanga tumbuh di rawa.
Bukan maksud hendak merayu,
Engkaulah bunga suntingan jiwa.

Jalan-jalan ke tanah Malaya,
Mendapat ikan dan kura-kura.
Mungkin adik tak percaya,
rinduku sedalam samudra.

Berburu jauh mencari rusa,
Rusa lari ke tengah kota.
Cintaku seluas angkasa,
Untukmu wahai cantik jelita.

Buah kweni buah pala,
Dilempar dengan batu bata.
Siang begini sakit kepala,
Hendak melihat gadis jelita.

Kalau belajar jangan jemu,
Tiada suram sepanjang masa.
Kalau menatap wajahmu,
Hati muram berganti ceria.

Masak domba dibuat kari,
Ambil nangka di karung goni.
Engkau laksana bidadari,
Cantik menghiasi hidupku ini.

Bila raja meminum jamu,
Jangan lupa diberi empedu.
Sehari saja tiada bertemu,
Sekujur jiwa merasa rindu.

Ujung Pandang Kota Lahat,
Kain sutra kain brokat.
Elok dipandang sedap dilihat,
Hatinya cantik amat memikat.

Istri Idaman

[Inilah pantun yang bikin suami istri jadi romantis. Meskipun temanya pantun cinta gombal, gombal pada istri merupakan gombal untuk menumbuhkan kasih sayang. Sehingga semakin mesra hubungan cinta dan menumbuhkan kehangatan keluarga]

Anak kecil main di halaman,
Petak umpet dan kejar-kejaran.
Jika punya istri idaman,
Hidup sungguh membahagiakan.

Bunga berseri sudah merekah,
Jadi indah seluruh kota.
Inilah dia istri shalehah,
Bila dipandang sejukan mata.

Hari ini hari Jumat,
Jangan lupa pergi sholat.
Bila diperintah ia taat,
Penuh kasih dalam berkhidmat.

Saat senja makan ketan,
Tambah kacang untuk cemilan.
Selalu menjaga kehormatan,
Aurat ditutup karena keimanan.

Menanam bunga dalam taman,
Biji bunga terbungkus koran.
Rumahpun terasa nyaman,
Rumah diisi lantunan Quran.

Gombal adalah kata dari Bahasa Indonesia yang mengekspresikan sesuatu yang tidak berguna atau tidak berarti, dalam Bahasa Inggris, artinya hampir sama dengan kata shit atau bullshit.

Pantun Cinta Yang Pendek

[Tak lengkap rasanya pantun cinta gombal tanpa pantun pendek. Pantun pendek atau pantun karmina merupakan salah satu jenis pantun yang sangat digemari. Pendek dan mudah dihafalkan. Maka inilah bait pantun tersebut.]

Kain batik bungkus belati.
Wanita cantik pujaan hati.

Air minum dari kali.
Kamu senyum manis sekali.

Sulur pita untuk mengikat.
Tatapan mata amat memikat.

Dari tanah naik ke awan.
Sudah ramah, orangnya dermawan.

Mekar putiknya, mekar bunganya.
Cantik hatinya, cantik wajahnya.

Landak roti kakinya memar.
Hendak hati, ingin melamar.

Pantun Pujian Untuk Wanita Cantik

[Dan ini dia yang ditunggu-tunggu, pantun cinta gombal memuji wanita cantik. Sekali lagi ini adalah pantun pendek yang mudah dipahami.]

Putik bukan sembarang putik.
Cantik bukan sembarang cantik.

Api unggun mentari terik.
Melangkah anggun, berjalan menarik.

Taruh buku dalam kamar.
Bolehkah aku datang melamar?

Jumlah kamar ada lima.
Aku melamar, engkau menerima.

Kain batik berkilo-kilo.
Cantik-cantik masih jomblo.

Randu ilalang bukan benalu.
Rindu terhalang, rasa malu.

Anak ikan anak rusa.
Ingin kuungkapkan segala rasa.

Kaki meronta, mulut tertawa.
Kuucap cinta, takut kecewa.

Hutan bakau tumbuh di rawa.
Maukah dikau jadi permata jiwa.

Naik onta ke tanah Mina.
Matanya jelita, penuh pesona.

Buah kunir banyak manfaatnya.
Hidung bangir amat indahnya.

Kaki tertatih lambat jalannya.
Pipi putih halus kulitnya.

Merah merah level lima.
Bibir merah bagai delima.

Terbang rendah si anak burung.
Dagu indah laksana ujung lesung.

Batu bata merah warnanya.
Bila berkata lembut nadanya.

Masih Pantun Untuk Menggombal

Belum puas rasanya hanya dengan beberapa pantun. Masih perlu juga pantun cinta lainnya. Untuk dipersembahkan untuk si dia pujaan hati.

Belum selesai rasanya menggombal. Menggombal si dia agar hatinya terhibur. Menaburinya dengan rayu-rayuan, menghiasinya dengan kata kata cinta, serta indahnya syair-syair pujangga.

Pantun Rindu-Rinduan

Telah mendidih air nira,
Dalam tungku penuh arang.
Hati sedih tiada terkira,
Badan jauh di rantau orang.

Betapa cantik si anak rusa,
Kaki berlari menarik kereta.
Terkenang kekasih di desa,
Meneteslah air mata.

Kakatua terbang ke rawa,
Sayapnya patah hidup terlunta.
Kapankah kita bisa bersua,
Bertemu raga bertatap mata.

Randu bukan sembarang randu,
Randu dari Paku Alam.
Rindu bukan sembarang rindu,
Rinduku siang dan malam.

Burung walet dalam gua,
Hendak terjadi gunung topan.
Biarpun sedih kutanggung jua,
Merantau demi masa depan.

Karang tempat bermain ikan,
Melihatnya tak pernah jemu.
Meskipun jarak memisahkan,
Tak kan surut cintaku padamu.

Pandai Tabib dalam meramu,
Jangan sedih janganlah sendu.
Semakin lama tiada bertemu,
Semakin kuat rasa rindu.

Sinar berpendar tiada henti,
Mawar indah namun berduri.
Tidak pudar cinta di hati,
Malah tumbuh dan berseri.

Lama pungguk tabah menanti,
Tak kenal senja ataupun pagi.
Rindu lama belum terobati,
Rindu baru datang lagi.

Hitam warna air tinta,
Semuanya habis sudah.
Beginikah rasanya cinta,
Biar tersiksa rasanya indah.

Pergi ke pasar beli kentang,
Tak lupa membawa kinang.
Tunggulah abang kan datang,
Segera dirimu aku pinang.

Pantun Janji Setia

[Dalam cinta, selalu saja ada janji manis. Janji untuk menumbuhkan bunga-bunga cinta. Itulah sebabnya ada pula pantun cinta gombal mengenai janji setia.]

Sulur kapas terasa ringan,
Baru berat saat direndam.
Banyak halangan dan rintangan,
Cintaku padamu tak kan padam.

Dingin udara membuat beku,
Pak tua duduk di bangku.
Dengarlah wahai kekasihku,
Cintaku ini berpagar rindu.

Sapi berkalung lonceng genta,
Berdencing keras suaranya.
Sekali aku jatuh cinta,
Maka untuk selama-lamanya.

Kancil mengambil buah pepaya,
Ditaruhnya di dekat roda.
Hatiku senantiasa setia,
Menjaga cinta jangan ternoda.

Berkerlip-kerlip semua bintang,
Jatuh cahayanya ke batu karang.
Biarpun godaan slalu datang,
Cintaku ini tak berkurang.

Hidup dunia ini hanya semu,
Amalkan kebaikan jangan luput.
Izinkan aku mencintaimu,
Hingga maut datang menjemput.

Anak bermain di halaman,
Surya membentuk bayang-bayang.
Engkaulah kekasih idaman,
Kucurahkan kasih dan sayang.

Pantun Nasehat Cinta dan Perkawinan

[Yang paling penting dalam cinta ialah kebahagiaan. Sebesar apapun cinta, sedalam apapun rindu, jika tidak membawa bahagia, pastilah membawa luka. Oleh karena itu bacalah bait bait pantun cinta gombal yang sebenarnya berisi nasehat. Nasehat untuk diri agar tetap menjaga cinta.]

Senang rasanya di hari raya,
Semua orang berwajah ceria.
Jadilah pasangan setia,
Agar rumah tangga bahagia.

Anak main kejar-kejaran,
Kaki tersandung kursi rotan.
Ikatan cinta perlu kesabaran,
Toleransi, dan penghormatan.

Air putih dalam gelas,
Walau sedikit rasanya berat.
Berumah tangga niat ikhlas,
sebagai ibadah bekal akhirat.

Suku Melayu di Kota Jambi,
Pandai pula menari seudati.
Ikutilah tuntunan Nabi,
Rumah tangga kan diberkati.

Besi ditempa hingga meleleh,
Api padam bukan karena ludah.
Istri shalehah, suami shaleh,
Rumah tangga sakinah mawaddah.

Al Quran merupakan tuntunan,
Penyembuh untuk jiwa raga.
Istri sholehah adalah hiasan,
Cantik di dunia hingga ke surga.

Di Aqobah terjadi baiat,
Kepada Nabi pembawa syariat.
Kepada suami hendaknya taat,
Selama bukan dalam maksiat.

Anak-anak berkelahi,
Nanti damai sebentar lagi.
Istri mesti dikasihi,
Tanggung jawab seorang suami.

Jika siang terasa gerah,
Berteduh sebentar sekedar istirah.
Sering-seringlah bermusyawarah,
Untuk pecahkan semua masalah.

Batal puasa bisa diqodo,
batal karena sakit dan lelah.
Istri mestilah ridha,
Atas rezeki dari Allah.

Kerbau beranak sangat banyak,
Beranak di bawah pohon mangga.
Jangan pula bersikap tamak,
Agar tenang rumah tangga.

Mohon ampun pada Al Ghafur,
Berimanlah jangan kufur.
Banyak-banyaklah bersyukur,
Nikmat Allah tiada terukur.

Warna tanah banyak rupanya,
Tanah subur jauh dari hama.
Tiada rumah tangga bahagia,
Kecuali dengan tutunan agama.

Ikan gabus banyak dagingnya,
Ikan buas hiu namanya.
Harta bukan segala-galanya,
Ridha ikhlas atas rezeki dari-Nya.

Ayah Ismail, Ibrahim namanya,
Ismali digendong dari safa ke marwah.
Hadapi masalah dengan bijaksana,
Bersikap sabar jangan marah.

Hari raya membuat ketupat,
Buat juga lontong dan lepat.
Jangan dicela nikmat yang didapat,
Agar bertambah segala nikmat.

Gagah berani penunggan kuda,
Berlari kuda percikan kaki.
Terimalah rezeki yang ada,
Hilangkan hasad iri dan dengki.

Indah nian batu permata,
Di tengahnya ada rongga.
Tanamlah kasih semailah cinta,
Niscaya erat jalinan rumah tangga.

Bunga mekar berseri-seri,
Penghias sanggul serta dahi.
Lemah lembut kepada istri,
Istri amanah dari Illahi.

Syair indah pujangga besar,
Bait syair dibukukan.
Hendaklah lembut jangan kasar,
Sifat keras hendaknya dijauhkan.

Dalam hidup bersikaplah rendah,
Rendah hati jangan jengah.
Didiklah keluarga pandai ibadah,
Niscaya Allah turunkan berkah.

Bila penyair membuat madah,
Pasti terdengar amat indah.
Bila semua ahli ibadah,
Mudah-mudahan masuk ke jannah.

Bekerja penuhi sandang pangan,
Yang manfaat terus dikerjakan.
Saling menutup segala kekurangan,
Segala aib hendak ditutupkan.

Burung walet dalam gua,
Ambil sarangnya pakai tangga.
Berbuat baik kepada orang tua,
Merekalah jalan menuju surga.

Lihat langit berisi mega,
Sayang udara penuh jelaga.
Hindari cemburu pada keluarga,
Sebab bisa rusakan rumah tangga.

Jagalah olehmu pandangan mata,
Jadikan agama sebagai penuntun.
Jika hendak berkata-kata,
Berkata dengan sopan santun.

Berganti hari bergulir zaman,
menari anak kuda kepang.
Isilah hati dengan iman,
Iman adalah sebab jiwa lapang.

Jika lelah hinggap di kaki,
Duduk dulu makan ketan.
Hindari mencaci maki,
Cacian bisikan dari setan.

Rukun Islam ada lima,
Tunaikan olehmu semampunya.
Menikah itu setengah agama,
Maka hendaknya engkau bertakwa.

Kumpulan Pantun Gombal Gembel

Inilah yang terakhir untuk kita semua: pantun cinta gombal gembel alias pantun seadanya. Moga saja bisa menghibur kita semua.

Jangan sungkan jangan ragu, kamupun bisa mengirimkan pantun ke sini. Agar pantunmu tak hanya disimpan dalam hati saja.

Sungai mengalir dari hulu,
di muara jua akhirnya bertemu.
Sudah kubilang dari dulu,
Cintaku ini hanya kepadamu.

Jangan emas engkau timbang,
Dengan perak besi parang.
Jangan cemas jangan bimbang,
Cintaku hanya untukmu seorang.

Keras tempurung cangkang kerang,
Lebih keras si batu karang.
Dari dulu sampai sekarang,
rindu ini tak berkurang.

Perahu besar telah berlabuh,
Putri melihat dari tandu.
Kalau kamu pergi jauh,
Pasti hatiku jadi rindu.

Walau pedas rasa sambal,
Banyak orang yang ketagihan.
Aku bukan jago gombal,
Apalagi jago rayuan.

Tinggi-tinggi pohon kelapa,
Kelapa muda tolong ambilkan.
Aku memang tak punya apa-apa,
tapi janjiku tuk membahagiakan.

Burung dara terbang melayang,
Mendekat pula burung pelikan.
Membahagiakan dirimu sayang,
Itulah yang bisa aku lakukan.

Kesalahan berujung penyesalan,
Selalulah dalam kebenaran.
Cinta bukanlah gombal-gombalan,
Tapi ketulusan dan kesetiaan.

Orang ganteng hatinya luka,
Pergi dia ke tanah Jawa.
Kalau kamu memang suka,
Mari kita ke kantor KUA.

Berputar-putar si kitiran,
Bertiup angin dengan perlahan.
Daripada lama berpacaran,
Lebih baik menuju pernikahan.

Syair indah karena rima,
Hangat rasanya buah pala.
Menikah itu lebih utama,
Cinta kita mendapat pahala.

Anak desa membuat bata,
Untuk dijual jauh ke kota.
Sekali aku mengucap cinta,
Pasti kuberi bukti nyata.

Mawar indah namun berduri,
Banyak yang luka karenanya.
Bukan sehari dua hari,
Setiaku ini untuk selamanya.

Bambu betung dalam pedati,
Oleh sapi pedati ditarik.
Jangan berkata nanti-nanti,
Lebih cepat lebih baik.

Jalan-jalan ke jalan Kemang,
Hati senang makin riang.
Hatimu itu baik memang,
Setiap hari makin sayang.

Kue getuk enak rasanya,
Baso segar ditambah cuka.
Makasih untuk cintanya,
Kepadamu aku makin suka.

Buah manggis buah delima,
Kedua buah manis rasanya.
Kalau cinta sudah diterima,
Mari sahkan di kantor agama.

Gadis istana menari srimpi,
Lebih cantik gadis petani.
Kalau dulu hanya mimpi,
Berdua denganmu nyata kini.

Walau terompet rusak ujungnya,
Ada juga manfaatnya.
Walau dompet kosong isinya,
Ada fotomu semangat jadinya.

Nah, itulah beberapa bait pantun cinta gombal. Meskipun gombal-gombalan tetap saja ada nasehatnya. Sehingga kamu bisa mendapatkan hikmah darinya.

Pantun Cinta Untuk Gombal

Pantun cinta untuk gombal ini memang bukan pantun cinta biasa. Ini merupakan gombal. Baik gombalin cowok maupun cewek. Gombalin suami maupun istri.

Jangan lupa juga membaca pantun cinta gombal gembel yang kemarin baru saja selesai ditulis.

 Pantun cinta untuk gombal ini memang bukan pantun cinta biasa Pantun Cinta Untuk Gombal
Gadis Sriwijaya

Pantun ini sekedar untuk main-main. Menghibur hati yang sedih agar sedih berganti bahagia. Agar kekasih yang marah kembali ceria.

Sampaikan pantun ini untuk si dia. Walaupun sekedar kata kata, namun bukan kata biasa.

Mudah-mudahan bisa menambah suasana romantis. Sehingga semakin tumbuh rasa cinta kepada kekasih, pasangan yang kita cinta.

Pantun Gombal Buat Cowok

Dingin malam minum sekoteng,
Belinya dekat pinggir jalan.
Hai cowok ganteng,
Boleh dong kita kenalan.

Kue lebaran hendak dihantar,
Jauh kotanya di Karang Asem.
Sudah ganteng anaknya pintar,
Bikin diriku makin kesengsem.

Haus tenggorakan minum degan,
Bawa kue di atas nampan.
Kenapa hatiku deg-degan,
Karena melihat cowok tampan.

Perahu sampan membawa jati,
Untuk dibuat kotak peti.
Sudah tampan rendah hati,
Bikin perawan tergoda hati.

Indah sungguh batu permata,
Simpan di saku dekat dada.
Bagaimana tidak jatuh cinta,
Senyumannya amat menggoda.

Batu permata di hari raya,
Dipakai amat indahnya.
Kalau mata menatap dia,
Dalam hati rasa bahagia.

Uduk bukan sembarang uduk,
Uduk betawi buatan Nyak Liman.
Duduk bukan sembarang duduk,
Duduk bersamamu di pelaminan.

Duduk di kali minum jamu,
Ada durian baru runtuh.
Setiap kali menatap dirimu,
Harapan yang pudar kembali tumbuh

Pantun Gombal Pendek Singkat

Duduk anteng makan kedondong.
Abang ganteng gendong aku dong.

Kayu pahat ujungnya lebar.
Mata melihat, jantung berdebar.

Buah kemumu dari Asahan.
Lihat senyumanmu, mana tahan.

Awas paku jatuh ditaman.
Bolehlah aku jadi teman.

Lihat taman mentari redup.
Sekedar teman, teman hidup.

Gelas sekoteng bening warnanya.
Cowok ganteng milik siapa?

Nyamuk lenyap di balik kelambu.
Saya siap jadi pendampingmu.

Makan tahu, salak pondoh.
Siapa tau besok berjodoh.

Indah taman sepanjang zaman.
Kemarin idaman sekarang teman.

Teduhnya taman, indahnya lengan.
Sekarang teman, besok pasangan.

Pinggir jalan banyak koran.
Sudah kenalan, tinggal lamaran.

Kalau masih kurang, coba dulu lihat pantun cinta gombal pendek gampang dihafal. Cocok banget untuk kamu yang belajar pantun.

Pantun Cinta Gombal Buat Cewek

Batik bukan sembarang batik,
Batik motifnya batik warnanya.
Cantik bukan sembarang cantik,
Cantik wajahnya cantik hatinya.

Kota Lahat banyak gergaji,
Sangat tajam bagaikan duri.
Rajin sholat dan mengaji,
Wanita sholehah susah dicari.

Kacang polong dalam peti,
Tambah enak ditambah roti.
Suka menolong rendah hati,
Ideal jadi pasangan sejati.

Tajam paku setajam duri,
Sungguh harum bunga kemangi.
Bunga cintaku telah berseri,
Mekar tumbuh dan mewangi.

Arwana adalah raja ikan,
suka dia denn ketan.
Engkaulah yang kuharapkan,
Akankah impian jadi kenyataan.

Itulah beberapa bait pantun cinta untuk gombal. Untuk hiburan hati yang luka. Jangan bersedih jangan berduka. Masih banyak pantun cinta.

Eit, kamu juga bisa lihat 99 Pantun Cinta Gombal Abis. Supaya gombalanmu tambah mantap.

Pantun Cinta Gombal Gembel Romantis Banget

Pantun Cinta Gombal Gembel – kemarin kita baru saja menuliskan beberapa bait pantun cinta gombal abis. Sebagiannya terdiri dari pantun 4 bait ada juga 2 bait.

Sengaja kami tuliskan berbagai pantun cinta supaya kamu bisa mendapatkan berbagai macam pantun.

 kemarin kita baru saja menuliskan beberapa  Pantun Cinta Gombal Gembel Romantis Banget
Remaja Melayu menggunakan pantun untuk mengungkapkan cinta

Tidak seperti di tempat lain yang hanya mengambil pantun dari situs ini, semua pantun di sini merupakan pantun buatan sendiri.

Selain itu apa yang kamu temukan di sini adalah pantun pantun terbaru yang tidak mungkin ada di tempat lain. Karena seluruh pantun masih fresh tidak ada satupun yang hasil copy paste.

Cobalah baca beberapa pantun di bawah ini.

Pantun Cinta Sedikit Gombal

Pakai hijab motif batik,
Sangat anggun saat berjalan.
Wahai cewek si gadis cantik,
Boleh dong kita kenalan.

Kalau kaki hendak berjalan,
Jangan banyak macam pikiran.
Kalau hari ini tidak kenalan,
aku akan semakin penasaran.

Pinggir kali tumbuh jati,
Sayang pohonnya sudah mati.
Sekali pandang langsung jatuh hati,
Apakah ini yang dinamakan cinta sejati?

Anak Melayu main layang-layang,
Angin bertiup tubuh bergoyang.
Sekali pandang terbayang-bayang,
Mungkin sudah tumbuh cinta dan sayang.

Dari Malaka ke Kota Pinang,
Pulang jauh beli selendang.
Hati ini merasa senang,
Saat kita beradu pandang.

Anak bangau mencari ikan,
Turun ke sawah cari ke kali.
Walaupun jarak memisahkan,
Jauh di mata dekat di hati.

Sungguh indah batu permata,
Simpan ia di dalam peti.
Izinkan kungkapkan rasa cinta,
Pada adinda permata hati.

Harum mawar dan selasih,
Penghias istana kerjaan.
Kan kutabur cinta dan kasih,
Untukmu wahai gadis pujaan.

Dengar bunyi suara belati,
Lihat halaman amat bersih.
Rasa sunyi dalam hati,
Saat jauh darimu kekasih.

Pergi ke sawah menanam padi,
Padi dipanen dapat sekati.
Cinta ini kan abadi,
Tak kan pudar hingga mati.

Untuk bonus, baca juga kumpulan pantun cinta untuk gombal cewek/cowok. Semua pantunnya oke.

Gombalan Romantis

Turun hujan ladang basah,
Ibu asyik duduk merenda.
Kenapa hati terasa resah,
Rupanya rindu pada adinda.

Mari buat kue loyang,
Untuk puteri juga para dayang.
Siapa bilang aku tak sayang,
Siang malam terbayang-bayang.

Kalau jatuh dalam kereta,
Mungkin bertemu dengan genta.
Kalau sudah jatuh cinta,
Kekuranganpun indah di mata.

Tumbuh tinggi alang-alang,
Buah petai satu kepingan.
Sakit hati bukan kepalang,
cintaku bertepuk sebelah tangan.

Memintal kapas jadikan benang,
Wajah rupawan selalu membayang.
Hanya adinda yang terkenang,
Itulah pertanda cinta dan sayang.

Telah dilempar segala sauh,
Duduk terkulai di bawah perdu.
Tak ingin pergi jauh,
Bagaimana kelak mengobati rindu?

Kenapa hilang buah padi,
Saat dicari temukan ragi.
Kenapa melamun dari tadi,
Takut dinda marah lagi.

Hendak bertanya terasa segan,
Akhirnya kaki jatuh ke liang.
Marahlah adinda jangan sungkan,
Biar marah abang tetap sayang.

Batu belah tempatnya batik,
Mengalir air untuk diminum.
Waktu marah masih cantik,
Apalagi kalau tersenyum.

Lompat jauh si anak tupai,
Berhenti di atas daun jati.
Kalau dinda memang pandai,
Dimana letaknya cinta sejati?

Mangga harum namanya kweni,
Dimakan oleh pertapa sakti.
Cinta sejati ada di sini,
Di hati ada, di luar terbukti.

Ada landak di atas nampan,
Lalu duduk di bawah dipan.
Jika hendak mencari yang tampan,
Yang tampan ada di depan.

Ramai sungguh di hari raya,
Semua orang merasa bahagia.
Jika ingin mencari yang setia,
Memang akulah orangnya.

Makan tahu dicampur petis,
Anak kecil bermain kasti.
Kalau mau yang romantis,
Diriku memang sudah pasti.

Masih dingin menjemur padi,
Terkena air padinya hancur.
Kalau ingin cinta abadi,
Jauhkah dusta biasakan jujur.

Anak ikan makan jerami,
Mati satu ketika pagi.
Cinta akan tumbuh bersemi,
Bila kita sama berbagi.

Ke atas genteng naik tangga,
Hati-hati banyak lumutnya.
Kuharap kasih hingga ke surga,
Tak sebatas hanya di dunia.

Pantun Cinta Buat Cowok

Rasa murka tuan raja,
Saat badai sedang melanda.
Kalau suka nyatakan saja,
Jangan disimpan di dalam dada.

Hijau ranau warna Bumi,
Mata menatap kaki berhenti.
Cinta bisa tumbuh bersemi,
Bila tulus dari hati.

Untuk apa menebang kayu,
Menebang kayu tiada gunanya.
Untuk apa merayu-rayu,
Katakan saja apa adanya.

Masa muda telah berlalu,
Hanya melamun dan terpaku.
Hendak bertanya terasa malu,
Benarkah dikau sayang padaku?

Naik sampan tiada dayungnya,
Naik rakit basah badannya.
Sudah tampan baik hatinya,
Alangkah beruntung pendampingnya.

Api tungku merebus jamu,
Api semangat datanglah harta.
Kutunggu tiada bertemu,
Kunanti tiada kabar berita.

Perahu melaju oleh nelayan,
Papan belah untuk titian.
Bukan gombal bukan rayuan,
Kuingin suatu kepastian.

Permata kata dibuat madah,
Disusun oleh penyair bestari.
Cinta ibarat permata indah,
Lebih indah di tangan sang puteri.

Bila duri berbentuk jangkar,
Mungkin mudah untuk digambar.
Aku ibarat nuri di sangkar,
Hendak terbang takut disambar.

Pena hilang habislah tinta,
Air asam bercampur cuka.
Dalam hati tumbuh cinta,
Sebab seringnya bertatap muka.

Jangan rakus terhadap harta,
Bila tiada sampai ke surga.
Mungkinkah impian ini jadi nyata,
Ataukah sekedar angan belaka.

Demikian beberapa pantun gombal gembel asal tulis tapi lumayan romantis. Moga saja bisa untuk dijadikan pantun cinta untuk kita semua.